Industri Galangan Kapal Kebanjiran Order

Industri Galangan Kapal Kebanjiran Order

- detikFinance
Selasa, 25 Sep 2007 13:02 WIB
Jakarta - Industri galangan kapal nasional yang selama ini loyo mulai menggeliat. Perusahaan galangan kapal di Indonesia kebanjiran order hingga tahun 2009.Indonesia juga diincar oleh investor asing yang akan membangun perusahaan galangan kapal di Indonesia, karena Indonesia memiliki garis pantai terpanjang.Demikian dikatakan oleh Dirjen Industri Alat Angkut dan Telematika Depperin, Budi Dharmadi, dalam jumpa pers di gedung Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (25/9/2007). "Tahun depan sudah ada 6 perusahaan yang siap membangun galangan kapal di Indonesia, terdiri dari 4 investor dalam negeri serta 2 dari Korea dan Hongkong yang ditargetkan 2009 sudah mulai berproduksi," ungkap Budi.Pemerintah juga telah menyiapkan 4 fasilitas bagi perusahaan yang mau menanam dananya demi menggalakkan industri galangan kapal nasional.Pertama, fasilitas pencarian lahan mengingat galangan kapal harus dekat dengan laut yang kedalamannya minimal 8 meter dan memiliki infrastruktur memadai serta dekat dengan tenaga kerja ahli.Kedua, insentif bagi investasi di atas 50 ribu DWT (bobot mati) sesuai PP No 1 tahun 2007.Ketiga, dicarikan partner lokal dan networking supplier. Keempat, dicarikan order sehingga selalu mendapat job.Lokasi yang strategis untuk membangun industri ini adalah, Karimun, pesisir Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sebelumnya, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Sumatra Selatan dinyatakan cocok untuk industri ini.Pembangunan awal galangan kapal membutuhkan dana US$ 20 juta. Sedangkan investasi sampai tahap akhir membutuhkan dana US$ 150 juta.Dengan adanya investasi baru ini total kapasitas terpasang industri galangan nasional akan naik 10-20 persen. Di tahun ini, total kapasitas untuk yang baru sebesar 400 ribu DWT dan kapasitas untuk repair 6 juta DWT.Budi mengatakan, salah satu penyebab meningkatnya permintaan karena order dari kawasan Asia Pasifik lari ke Indonesia. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads