Harga Bapok di 3 Provinsi Terdampak Bencana Sumatera Stabil Jelang Ramadan

Harga Bapok di 3 Provinsi Terdampak Bencana Sumatera Stabil Jelang Ramadan

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 11 Feb 2026 16:39 WIB
Bahan pokok di Pasar Lemabang, Palembang, Sumatera Selatan
Foto: Mutiara Helia Praditha
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan mengatakan harga kebutuhan bahan pokok di tiga Provinsi terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera relatif stabil jelang bulan suci Ramadan 2026. Kondisi ini didorong aktivitas logistik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang mulai pulih.

"Kondisi harga barang kebutuhan pokok relatif stabil dibandingkan pada masa awal terjadi bencana, hal ini tercermin dari indeks perkembangan harga pada bulan Januari-Februari 2026 mengalami penurunan dibanding Desember 2025," kata Busan dalam konferensi pers rehabilitasi pascabencana Sumatera di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Secara rinci, di Provinsi Aceh harga barang kebutuhan pokok tercatat relatif stabil. Namun khusus harga daging sapi tengah mengalami kenaikan imbas tingginya permintaan jelang Ramadan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Komoditas yang perlu menjadi perhatian adalah daging sapi yang menunjukkan trend kenaikan, akibat permintaan meningkat menjelang Ramadan karena tradisi Meugang," terangnya.

ADVERTISEMENT

Sementara di Provinsi Sumatera Utara, harga kebutuhan pokok tercatat stabil dibawah rata-rata nasional. Begitu juga dengan komoditas Minyakita di wilayah itu tercatat dijual sesuai dengan HET.

"Di Provinsi Sumatera Barat harga kebutuhan pokok tercatat stabil, namun perlu perhatian khusus untuk komoditas cabai, daging ayam, dan daging sapi karena permintaan yang cenderung meningkat menjelang ramadan," paparnya.

Di luar itu Busan turut memaparkan sebanyak 259 dari 274 gerai toko swalayan telah kembali beroperasi di tiga provinsi tersebut pascabencana. Selain itu, pasar rakyat juga terus menunjukkan tren pemulihan.

Budi memaparkan dari 166 pasar rakyat yang masuk dalam data kerusakan prioritas, sebagian besar atau sekitar 90% atau 149 pasar rakyat telah kembali beroperasi, sementara sisanya masih dalam proses percepatan pemulihan yang mayoritas berada di provinsi Aceh.

"Dari 166 pasar rakyat prioritas tersebut teridentifikasi 93 unit pasar rusak ringan, 12 unit rusak sedang, dan 61 unit pasar rusak berat," ungkapnya.

(igo/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads