Australia Beri Pinjaman Tanpa Bunga Rp 2,4 Triliun
Kamis, 27 Sep 2007 15:30 WIB
Jakarta - Pemerintah Australia memberikan pinjaman sebesar AUD 300 juta atau senilai Rp 2,4 triliun (1 AUD = Rp 8.020) kepada pemerintah Indonesia untuk membangun jalan di kawasan timur Indonesia.Penandatangan pinjaman sudah dilakukan pada 7 September 2007. Pelaksanaan pembangunan jalan diserahkan ke Departemen PU untuk proyek ini.Hal tersebut disampaikan Dubes Australia untuk Indonesia, Bill Farmer dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (27/9/2007)."Dengan pinjaman ini diharapkan dapat memberikan peningkatan ekonomi yang nyata pada Indonesia," ujarnya.Pinjaman bersifat pinjaman lunak tanpa bunga dengan jangka waktu pengembalian 40 tahun, dengan masa tenggang selama 10 tahun.Pemerintah Australia memberi kebebasan kepada pemerintah Indonesia daerah mana yang akan segera dibangun jalannya.Menurut Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak pemerintah akan berkonsentrasi untuk membangun jalan di kawasan timur Indonesia. "Karena kebanyakan jalan di sana masih berada pada kelas sub standar," ujarnya.Jalan yang akan dibangun adalah jalan dengan daya angkut 8 ton dengan panjang mencapai 750-1.000 km di pulau Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Bali. Sedangkan pembangunan jalan di Papua masih dalam pembicaraan lebih lanjut.Jalan akan mulai dibangun pada tahun 2008 dan ditargetkan selesai pada 2011. Menurut Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto, pinjaman dari Australia yang dinamakan Distance Indonesia National Road Improvement Project ini merupakan bagian dari paket bantuan Australia total senilai AUD 1 miliar.Pemerintah Australia sebelumnya sudah memberi pinjaman AUD 200 juta dolar untuk pendidikan dasar.
(ddn/ir)











































