Shell Pesimistis Ditunjuk Jadi Distributor PSO
Jumat, 28 Sep 2007 08:08 WIB
Jakarta - Meski sudah memasukkan dokumen ketertarikan, namun Shell merasa pesimistis akan ditunjuk sebagai distributor BBM PSO tahun depan. Executive Vice President External Affair and Business Development Shell Wally Saleh menjelaskannya disela-sela jumpa pers di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (27/9/2007) malam. Menurutnya, ini karena waktu yang tersisa untuk melakukan persiapan dinilai tidak cukup. Penunjukkan distributor PSO harus dilakukan selambat-lambat akhir tahun ini, yang berarti dua bulan lagi. Sementara itu, masih banyak persyaratan yang harus dipenuhi, terutama terkait penyediaan infrastruktur. "Kita sangat tertarik PSO, tapi untuk 2008 kelihatannya tidak mungkin kita bisa. Tinggal dua bulan lagi," katanya. Selain itu, Shell juga mengeluhkan belum jelasnya persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa memasok BBM PSO. "Tapi kita belum tahu persyaratan yang diminat BPH Migas dalam konteks yang lebih jelas," katanya. Wally mencontohkan, apakah cukup dengan memasok dua wilayah, berapa pusat pengisian yang dibutuhkan, dan lain-lain. Namun ia mengaku, Shell tetap tertarik memasok BBM subsidi untuk daerah manapun yang dinilai ekonomis. "Bagi Shell sepanjang ekonomiknya jalan, kenapa tidak. Harusnya kita bisa," katanya.
(lih/qom)











































