Perbaikan Pompa Pertamina yang Meledak Butuh Seminggu

Perbaikan Pompa Pertamina yang Meledak Butuh Seminggu

- detikFinance
Jumat, 28 Sep 2007 13:33 WIB
Pekanbaru - Motor pompa listrik penggerak kilang minyak Pertamina Dumai meledak. Pihak Pertamina UP II membutuhkan waktu minimal sepekan untuk memulihkan kembali produksi minyak. Saat ini produksi pengolah minyak primen di UP Pertamina II terhenti total. Sedikitnya 9 unit pengolahan produksi minyak terhenti. Kini, tim teknisi Pertamina tengah melakukan perbaikan tahap demi tahap untuk mengaktifkan kembali kilang pengolahan minyak. "Tim teknisi kita saat ini sudah mulai bekerja untuk memperbaiki sejumlah jaringan mesin yang mengalami kerusakaan akibat ledakan pompa listrik penggeran kilang minyak. Minimal dalam sepekan ini kita sudah dapat mengatasinya," terang Humas Bidang Pengawas Media, Pertamina UP II Dumai, Umar Johan dalam perbincangan dengan detikFinance, Jumat (28/09/2007). Dia menjelaskan, pompa minyak listrik yang meledak itu fungsinya sama dengan dinamo penggerak. Alat ini nantinya menggerakan 9 unit pengolahan minyak primer dengan suhu yang cukup tinggi. Pompa tersebut dioperasikan dengan kekuatan listrik dengan daya 1 mega volt. Prosesnya suhu minyak yang semula 50 derajat celcius dinaikan menjadi 240 derajat celcius."Sekarang ini kita masih memperbaiki sejumlah alat pompa yang meledak itu," terang Umar. Karena ledakan pompa listrik tersebut, kini Pertamina UP II Dumai terpaksa menghentikan seluruh kegiatan produksi minyak primer dengan kapasitas 870 ribu liter/jam atau 120 ribu barel setiap harinya. Produksi minyak dari Pertamina Dumai ini selama ini untuk menyuplai kebutuhan BMM selain Riau juga didistribusikan ke Sumtera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Kepri. "Kami terpaksa menggentikan produksi minyak kita. Ini kita lakukan demi menjadi keamanan serta mengantisipasi kemungkinan terburuk. Kami juga berharap perbaikan dapat segara teratasi," kata Umar. (cha/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads