Menkeu Sibuk APBN, Piutang RDI BUMN Beres Usai Lebaran

Menkeu Sibuk APBN, Piutang RDI BUMN Beres Usai Lebaran

- detikFinance
Jumat, 28 Sep 2007 20:15 WIB
Jakarta - Karena Menteri Keuangan kini tengah sibuk membahas APBN, piutang RDI (Rekening Dana Investasi) di 4 BUMN gula akan diselesaikan usai lebaran. Hal tersebut disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil usai acara berbuka puasa bersama Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian di Graha Sawala, Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta (28/9/2007). "Kita tahu Menteri Keuangan lagi sibuk sekarang ini, penyelesaian APBN, tapi itu akan kita lihat juga mudah-mudahan kesimpulan waktu itu habis hari raya," jelasnya. Wapres Jusuf Kalla sebelumnya memberikan deadline 2 minggu terhitung sejak Selasa 25 September 2007 kepada Menkeu dan Menneg BUMN untuk segera menyelesaikan piutang RDI di 4 BUMN gula. Tahu menterinya lagi sibuk, akhirnya Wapres memundurkan batas waktu itu.Untuk opsi penyelesaiannya, Sofyan mengatakan bahwa saat ini dirinya bersama Menteri Keuangan sedang membahas apa opsi yang cocok diambil pemerintah untuk penyelesaian RDI tersebut. "Opsinya masih macam-macam, ada hair cut, PMP (Penyertaan Modal Pemerintah), dan lain-lain," jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengatakan hal yang sama. "Memang penyelesaian RDI untuk PTPN ini saya dan Pak Sofyan (Djalil) diberi waktu 2 minggu oleh Pak Wapres, tapi kemarin saya tanya dia, ternyata saya boleh berlebaran dulu," ujarnya sambil tertawa. Ada 4 BUMN gula yang utang RDI-nya kini bermasalah yakni PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, PTPN XI, PTPN XIV, Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).Menkeu menambahkan pemerintah sedang melihat profil BUMN yang utang RDI-nya akan diselesaikan untuk bisa mengambil langkah opsi yang akan diambil pemerintah. (dnl/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads