117 BUMN Hanya Jadi Penggembira

117 BUMN Hanya Jadi Penggembira

- detikFinance
Senin, 01 Okt 2007 11:35 WIB
Jakarta - Banyak BUMN bukan berarti menghasilkan banyak laba. Terbukti, dari 139 BUMN, ternyata hanya 22 yang bisa diandalkan. Selebihnya? 117 BUMN ternyata hanya sebagai penggembira.Demikian dikatakan oleh Meneg BUMN Sofyan Djalil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (1/10/2007). "Dapat disadari bahwa dari total 139 BUMN yang ada hanya 22 BUMN terbesar diantaranya menguasai 90 persen aset, modal dan penjualan, serta hampir 80 persen dari total laba bersih seluruh BUMN. Sementara sisanya hanya penggembira saja, karena itu perlu adanya rigthsizing," paparnya.Untuk itu, lanjut Sofyan, kebijakan rightsizing atau pengurangan jumlah BUMN dinilai menjadi semakin relevan dan penting dalam efektifitas dan efisiensi pembinaan BUMN, sehingga kebijakan ini harus dilakukan.Sofyan mengatakan pemerintah mempunyai keinginan untuk mengurangi jumlah BUMN menjadi di bawah 50 BUMN. "Beberapa opsi rightsizing tersebut secara garis besar yang diambil adalah stand alone, merger, holding, divestasi dan likuidasi," jelasnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads