Ekspor Agustus Turun 2,11%
Senin, 01 Okt 2007 14:26 WIB
Jakarta - Nilai ekspor Indonesia Agustus 2007 mencapai US$ 9,61 miliar atau turun 2,11 persen dibanding ekspor Juli 2007. Sementara itu bila dibanding Agustus 2006 mengalami peningkatan sebesar 7,80 persen.Demikian Kepala BPS Rusman Heriawan dalam konferensi pers dikantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (1/10/2007).Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Agustus 2007 mencapai US$ 73,35 miliar atau meningkat 13,35 persen dibanding periode yang sama tahun 2006.Ekspor nonmigas Agustus 2007 mencapai US$ 7,75 miliar, turun 3,30 persen dibanding Juli 2007, sedangkan dibanding ekspor Agustus 2006 meningkat 8,94 persen. Ekspor nonmigas secara kumulatif mencapai US$ 59,91 miliar atau meningkat 19,00 persen.Penurunan ekspor nonmigas terbesar Agustus 2007 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$ 223,5 juta, sedangkan peningkatan ekspor nonmigas terbesar terjadi pada mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar US$ 45,0 juta ."Untuk CPO, terjadi penurunan volume meskipun harga didunia mengalami kenaikan. Penurunan ekspor CPO sebesar 21% dibandingkan Juli," jelas Rusman.Ekspor nonmigas ke Jepang Agustus 2007 mencapai angka terbesar yaitu US$ 1,05 miliar, disusul Amerika Serikat US$ 1,02 miliar dan Singapura US$ 761,8 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 36,54 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa sebesar US$ 1,129 miliar.Menurut sektor, ekspor hasil pertanian, hasil industri serta hasil tambang dan lainnya pada periode Januari-Agustus 2007 meningkat masing-masing sebesar 8,83 persen, 16,72 persen dan 37,70 persen dibanding periode yang sama tahun 2006.Nilai ImporNilai impor Indonesia Agustus 2007 mencapai US$ 6,85 miliar atau meningkat 9,38 persen dibanding Juli 2007 sebesar US$ 6,26 miliar. Sedangkan selama Januari-Agustus 2007 nilai impor mencapai US$ 46,82 miliar atau meningkat 16,87 persen dibanding periode yang sama tahun 2006 sebesar US$ 40,06 miliar.
(qom/ir)











































