Pakai Dua Jurus Ini, Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6%

Pakai Dua Jurus Ini, Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6%

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 23 Feb 2026 04:55 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Jakarta, Kamis (18/12/2025). Kementerian Keuangan melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mengalami defisit sebesa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi bisa tembus 6% tahun ini. Tanda ekonomi bisa tumbuh 6% terlihat dari triwulan IV-2025 yang tumbuh 5,39%.

Purbaya mengatakan untuk mencapai target 6% itu pemerintah mengandalkan dua mesin pendorong. Pertama, sektor swasta. Kedua, stimulus pemerintah.

Pemerintah memastikan kedua mesin tersebut berjalan bersamaan melalui peningkatan likuiditas, perbaikan iklim investasi, serta optimalisasi belanja negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya hidupkan fiskal, sudah mulai jalan. Moneter, private sector udah mulai jalan. Itu sudah 6% lebih di atas kertas ya. Kalau behavior sistemnya nggak berubah, seperti itu kira-kira. Kemudian saya perbaiki iklim investasi", ujar Purbaya dikutip dari situs Kementerian Keuangan, Senin (23/2/2026).

ADVERTISEMENT

Pemerintah telah membentuk Satgas Debottlenecking guna menyelesaikan hambatan usaha dalam rangka mendorong investasi. Hingga kini, 44 kasus telah diselesaikan.

"Saya yakin dalam setahun sudah hilang sebagian besar masalah yang mengganggu para pengusaha di Indonesia," tutur Purbaya.

Selain itu, pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal.

Purbaya juga memastikan stimulus fiskal tetap diberikan untuk menjaga daya beli termasuk alokasi Rp 55 triliun untuk dukungan Lebaran dan Gaji ke-13.

Purbaya menambahkan ekonomi Indonesia memasuki fase ekspansi yang dapat berlangsung hingga 2030-2033.

"Jadi masyarakat nggak usah khawatir, kita sedang membawa ekonomi Indonesia ke arah menuju Indonesia Emas," tuturnya.

(rea/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads