Nilai Ekspor Jateng Turun

Nilai Ekspor Jateng Turun

- detikFinance
Rabu, 03 Okt 2007 12:21 WIB
Semarang - Nilai ekspor Jawa Tengah (Jateng) semester I-2007 turun hingga 18,29 persen. Penurunan itu disebabkan minimnya produk andalan Jateng yang diekspor keluar negeri. Demikian terlihat dalam data Biro Pusat Statistik (BPS) Jateng per Juni 2007 dibanding periode yang sama tahun lalu.Kepala BPS Jateng Indrarto Hadijono mengatakan, pada tahun 2007 nilai ekspor danimpor Jateng mengalami fluktuasi yang stabil. Usai mengalami kenaikan, nilaiekspornya pada bulan berikutnya turun. "Bulan Januari misalnya, nilai ekspor mencapai angka US$ 226,11 juta. Sementarapada Februari, nilainya turun menjadi US$ 219, 97 juta. Demikian juga pada bulan-bulan berikutnya," kata Indrarto di kantornya, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (3/710/2007). Pada semester pertama 2007, AS merupakan tujuan ekspor terbesar bagi Jateng. Disusul Jepang, Singapura, Jerman, Australia, Turki, Belanda, Inggris, Cina, dan Perancis.Sedangkan dari sisi komoditas, tekstil merupakan barang yang paling banyak diekspor, disusul produk parbrikan, kayu, produk mineral, peralatan mekanik, dan lain-lain. Untuk impor, Jateng paling banyak mendatangkan produk mineral dari Arab Saudi. "Sama dengan ekspor, nilai impor juga turun 16,27 persen dibanding Mei 2007," jelasnya. (try/ard)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads