Pemerintah Siap Proaktif Buka Rekening 'Abu-abu'

Pemerintah Siap Proaktif Buka Rekening 'Abu-abu'

- detikFinance
Kamis, 04 Okt 2007 15:20 WIB
Jakarta - Pemerintah akan proaktif membuka rekening abu-abu (grey area) yang disimpan di perbankan. Rekening abu-abu ini dibuka atas nama seorang pemimpin proyek dan bukan atas nama menteri suatu departemen teknis sehingga perbankan ragu-ragu untuk membuka rekening itu.Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (4/10/2007)."Jadi bank itu kan menghadapi perasaan apakah dia boleh membuka, karena yang membuka waktu itu tidak selalu atas nama menteri keuangan, dan dia pejabat pribadi di masa-masa lalu, itu yang membuat bank-bank itu masih gamang," ujarnya.Jika rekening dibuka atas nama menteri teknis yang lama perbankan bisa langsung membuka begitu menteri baru memerintahkan hal itu."Kalau cq atau qq itu menteri teknis, memang menteri yang bersangkutan bisa saja meminta bank untuk membukanya. Namun bisa saja ada rekening yang grey area, untuk sebuah proyek tertentu atas nama seorang pimpro, itu kita nggak tahu apakah benar miliknya, miliknya pejabat itu pribadi, atau dalam rangka kedinasan," ujarnya.Beberapa menteri teknis pun sudah mengajukan keluhan kepada Depkeu bahwa pihaknya sulit untuk membuka rekening yang abu-abu itu."Respons dari bank menjadi kurang bersemangat atau maksimal karena apakah mereka menganggap apakah mereka akan berpotensi melanggar aturan kerahasiaan bank itu," ujarnya.Rekening ini pada zaman dulu merupakan praktek yang lazim dilakukan oleh pejabat ketika suatu proyek sedang berjalan.Ditempat terpisah, Sri Mulyani juga mengatakan, untuk rekening-rekening yang tidak diatasnamakan Menkeu, dirinya akan minta bantuan BI dan bank-bank lain."Kalau jelas-jelas yang ada nama menteri keuangan maka saya tidak perlu jauh-jauh minta ke BI," tegasnya di Istana Negara, Jakarta. (ddn/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads