Bulog Minta Penerima Raskin Ditambah Jadi 19,1 Juta KK
Kamis, 04 Okt 2007 15:52 WIB
Jakarta -
Perum Bulog meminta penerimaan beras rakyat miskin (raskin) pada tahun 2008 naik 19,1 juta kepala keluara (KK) dibanding 2007 yang hanya 15,8 juta KK.Angka ini berdasarkan dimasukkannya kategori hampir miskin. Sebelumnya hanya kategori sangat miskin dan miskin yang menerima raskin.Perincian penerima raskin 19,1 juta KK itu adalah kategori miskin 8,2 juta KK, sangat miskin 3,9 juta KK dan hampir miskin 6,9 juta KK.Demikian diungkapkan Dirut Bulog Mustafa Abubakar dalam raker dengan Komisi IV DPR, di gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (4/10/2007).Mustafa menjelaskan, berdasarkan kriteria dari Menko Kesra batasan miskin dan hampir miskin sangat tipis. Untuk kategori sangat miskin pendapatannya Rp 125 ribu per bulan, kategori pendapatan miskin Rp 150 per bulan dan hampir miskin Rp 175 ribu per bulan."Kalau yang hampir miskin ini tidak diperhatikan maka saya yakin yang tergolong rakyat miskin akan naik jumlah KK-nya," kata MustafaMenurutnya, dalam pertemuan dengan depkeu dan panitia anggaran, disetujui jatah beras miskin per KK 10 kg per bulan selama 10 bulan dengan jumlah penerima KK 19,1 juta. Artinya, anggaran yang tersedia Rp 6,6 triliun.Namun dari pihak Bulog, Mustafa meminta penerima raskin selama 12 bulan yang nantinya membutuhkan dana Rp 7,8 triliun. "Kekurangan dana Rp 1,2 triliun kami minta Komisi IV mengalihkan pos lain misalnya subsidi pupuk untuk ini," ujarnya.Untuk menentukan tambahan dana Rp 1,2 triliun, Komisi IV menskors untuk rapat internal. Komisi IV akan membahas apakah harga beras raskin akan naik dari Rp 1.000/kg menjadi dua opsi Rp 1.500/kg atau Rp 1.600/kg.
(ir/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































