BI Janjikan Segera Proses Pembukaan Rekening Liar

BI Janjikan Segera Proses Pembukaan Rekening Liar

- detikFinance
Kamis, 04 Okt 2007 17:26 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) berjanji untuk segera memproses pembukaan rekening liar. Saat ini surat permintaan dari Menkeu sudah masuk dan tinggal menyelesaikan proses internal.Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah sebelum buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/10/2007)."Tidak ada persoalan. Kita sudah diskusikan di dalam, hanya emang perlu waktu untuk mengurus administrasi karena ada beberapa bank ingin juga. Kita juga punya data ingin melihat di dalam," jelasnya. BI berjanji akan segera membalas surat dari Menkeu soal pembukaan rekening. "Prinsipnya kita setuju. Tidak ada masalah," tegasnya.Senin bisa selesai?"Insya Allah," janji Burhanuddin.Menkeu Sri Mulyani sebelumnya mengatakan, perbankan saat ini enggan membuka rekening abu-abu yang dibuka atas nama seorang pemimpin proyek dan bukan atas nama menteri suatu departemen teknis sehingga perbankan ragu-ragu untuk membuka rekening itu."Jadi bank itu kan menghadapi perasaan apakah dia boleh membuka, karena yang membuka waktu itu tidak selalu atas nama menteri keuangan, dan dia pejabat pribadi di masa-masa lalu, itu yang membuat bank-bank itu masih gamang," ujarnya.Jika rekening dibuka atas nama menteri teknis yang lama perbankan bisa langsung membuka begitu menteri baru memerintahkan hal itu."Kalau cq atau qq itu menteri teknis, memang menteri yang bersangkutan bisa saja meminta bank untuk membukanya. Namun bisa saja ada rekening yang grey area, untuk sebuah proyek tertentu atas nama seorang pimpro, itu kita nggak tahu apakah benar miliknya, miliknya pejabat itu pribadi, atau dalam rangka kedinasan," urainya. (qom/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads