Dana Cadangan Beras Bulog 2008 Masih Kurang
Kamis, 04 Okt 2007 17:38 WIB
Jakarta - Target cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog sebanyak 1 juta ton tahun depan tidak akan tercapai. Karena dana untuk cadangan beras pemerintah yang tersedia di Departemen Keuangan hanya Rp 1 triliun atau setara 204 ribu ton."Setelah kita hitung Rp 1 triliun itu hanya mendapat 204 ribu ton dengan harga jual ke pemerintah Rp 4.900 per kg," kata Dirut Bulog Mustafa Abubakar dalam RDP dengan komisi IV DPR RI di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/10/2007).Mustafa menambahkan harga penjualan beras ke pemerintah tahun depan memang akan mengalami kenaikan dari tahun ini karena berbagai faktor. Harga penjualan beras ke pemerintah tahun ini sebesar Rp 4.619 per kg.Sisa cadangan beras tahun ini diperkirakan mencapai 5 ribu ton. Sehingga dengan tambahan dana cadangan beras pemerintah dari APBNP 2007 Rp 1 triliun total cadangan beras sampai akhir tahun diperkirakan sebanyak 255.700 ton.Meskipun dari sisa cadangan beras akhir tahun 2007 (carry over) sebanyak 255.700 ton, target cadangan beras Bulog 1 juta ton tetap tidak terpenuhi. Karena dengan alokasi dana Rp 1 triliun tahun depan cadangan beras diperkirakan hanya menjadi sekitar 400 ribuan ton.Untungnya Bulog saat ini diberi fleksibilitas dalam pengelolaan beras. Sehingga apabila terjadi bencana alam dan cadangan pemerintah tipis, Bulog boleh menggunakan beras dari program raskin. Saat ini beras dari program raskin yang terpakai sebanyak 480 ribu ton dari total alokasi raskin tahun ini 1,7 juta ton.
(ard/ir)











































