Indonesia Ekspor 2.280 Ton Beras Super Premium ke Arab Saudi

Indonesia Ekspor 2.280 Ton Beras Super Premium ke Arab Saudi

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 04 Mar 2026 13:37 WIB
Indonesia ekspor beras ke Arab Saudi
Indonesia resmi ekspor beras BeFood Nusantara ke Arab Saudi sebanyak 2.280 ton. Pasokan beras ini untuk para jemaah Haji Indonesia.Foto: Heri Purnomo/detikcom
Jakarta -

Indonesia resmi ekspor beras BeFood Nusantara ke Arab Saudi sebanyak 2.280 ton. Pasokan beras ini untuk para jemaah Haji Indonesia.

Ekspor ini ditandai pelepasan 5 truk kontainer yang mengangkut beras BeFood Nusantara. Pelepasan ekspor dilakukan antara lain oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Perdagangan Diah Roro Esti, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Gudang Perum BULOG Kanwil DKI Jakarta & Banten pada, Rabu (4/3/2026).

"Total ekspor beras Haji adalah 2.280 ton. Ini sesuai dengan permintaan dari Kementerian Haji, sesuai dengan jumlah Jemaah Haji Indonesia di tahun ini lebih kurang 215.000 jemaah haji," ujar Rizal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia ekspor beras ke Arab SaudiPenampakan beras yang diekspor ke Arab Saudi Foto: Heri Purnomo/detikcom

Rizal mengatakan eskpor ini merupakan langkah awal beras Indonesia ke pasar yang lebih luas. Apalagi, potensi pasar di Arab Saudi sangat besar. Ia bilang dalam setahun, jumlah jemaah umrah mencapai hampir 2 juta orang, ditambah lagi warga yang tinggal di sana.

"Jadi peluangnya cukup besar, namun untuk ke depan itu konsepnya komersial tidak seperti sekarang, kalau sekarang kita masih ada sedikit subsidi dan lain sebagainya. Tujuannya sekarang ini adalah promosi Bapak, kalau kita jualan kita promosi dulu, kita berikan yang terbaik dengan harga murah orang tertarik sehingga beliau-beliau mau untuk menggunakan beras Indonesia ke depan," jelas Rizal.

ADVERTISEMENT

Rizal menegaskan beras yang diekspor kali ini merupakan beras terbaik yang pernah dihasilkan oleh Perum Bulog. Di mana beras ini merupakan beras yang langsung hasil panen baru dari sawah, bukan stok lama di gudang.

Ia menambahkan, beras yang dikirim merupakan kategori super premium dengan tingkat pecahan di bawah 5%, bahkan mencapai sekitar 4%, serta kadar air di bawah 14%.

"Jadi kalau menurut kami ini beras super premium yang pernah kita buat oleh Bulog. Selama ini Bulog membuat beras premium itu adalah beras yang pecahannya 15%," terang Rizal.

Indonesia ekspor beras ke Arab SaudiPenampakan beras yang diekspor ke Arab Saudi Foto: Heri Purnomo/detikcom

Tonton juga video "Zulhas Pastikan Impor 1.000 Ton Beras dari AS Hanya untuk Beras Khusus"

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads