Cara Pemerintah Bereskan Pengangguran 7,4 Juta Orang

Cara Pemerintah Bereskan Pengangguran 7,4 Juta Orang

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 05 Mar 2026 07:30 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya/Foto: Retno Ayuningrum/detikcom
Jakarta -

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menyebut jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,4 juta orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas di antaranya merupakan generasi muda.

"Kalau kita lihat pengangguran hari ini, dari sekitar 7,4 juta jiwa pengangguran, 82% itu generasi muda," ujar Riefky dalam acara 'Laporan Pencapaian Program Emak-Emak Matic' di Kantor Shopee Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).

Riefky merinci 82% pengangguran tersebut berada di usia produktif, yakni di bawah 40 tahun. Meski begitu, ia melihat ada peluang besar karena kelompok usia ini mudah memahami dunia digital.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah mendorong agar jutaan pengangguran anak muda ini bisa terserap ke sektor ekonomi kreatif berbasis digital. Menurut Riefky, menjadi afiliator hingga berjualan platform e-commerce, seperti Shopee Indonesia bisa menjadi salah satu jalan keluar.

ADVERTISEMENT

"Jadi, kalau 82% pengangguran ini bisa kita serap dengan salah satunya, baik itu sebagai afiliator, sebagai merchant Shopee food atau seller online, itu akan sangat membantu penyerapan pengangguran terbuka yang ada di Indonesia," imbuhnya.

Saat ini sektor industri kreatif telah menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja. Pertumbuhan pekerja di sektor ini mencapai 1-1,5 juta orang setiap tahunnya yang didominasi generasi muda.

"Kalau kita lihat hari ini ada 27,4 juta orang bekerja sebagai bagian industri kreatif, yang sebagian itu adalah juga sebagai afiliator, di mana pertumbuhan orang yang bekerja di sektor ekonomi kreatif berbasis digital. Artinya, ini bisa menjadi penyerap pengangguran terbuka, membuka lapangan kerja untuk generasi muda yang masih nganggur itu," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tidak berjalan sendiri. Kolaborasi dengan pihak swasta dan mitra platform digital terus digenjot melalui berbagai pelatihan.

"Walaupun jumlahnya kita harapkan bisa semakin berkembang, tetapi tentu banyak instansi, banyak pihak swasta, dan banyak mitra dari Shopee sendiri yang bersama-sama kita melakukan pelatihan-pelatihan ini untuk membantu masyarakat Indonesia," terang Riefky.

(rea/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads