Lebaran, Harga Sembako di DIY Diprediksi Naik 15 Persen
Jumat, 05 Okt 2007 15:15 WIB
Yogyakarta -
Stok sembako selama hari raya lebaran Idul Fitri 1428 H di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta aman. Harga sejumlah sembako diperkirakan naik hanya 15 persen.Hal itu diungkapkan kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) DIY, H. Syahbenol Hasibuan kepada wartawan di Pracimosono kompleks Kantor Gubernur DIY Kepatihan Yogyakarta, Jumat (5/10/2007)."Menghadapi hari raya Idul Fitri, semua barang kebutuhan pokok sudah mencukupi, distribusi sembako juga lancar dan harga cenderung stabil, kalaupun terjadi kenaikan lebih dipengaruhi faktor psikologis konsumen," katanya.Meski stok aman katanya, diperkirakan harga sembako seperti gula pasir, tepung terigu, minyak goreng selama ramadan dan Idul Fitri akan mengalami kenaikan antara 10-15 persen. Sedangkan perkiraan fluktuasi harga kebutuhan pokok antara 1-15 persen. "Ini perkiraan secara kasar. Namun secara umum, stok di DIY aman dan mencukupi hingga lebaran usai," kata Syahbenol.Menurut dia, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan sembako di wilayah DIY, Disperindagkop telah bekerjasama dengan beberapa distributor sembako khususnya untuk gula pasir, tepung terigu, minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan di pasaran."Barang-barang itu akan dilepas dipasar bila terjadi kelangkaan untuk menstabilkan harga," ungkap dia.Untuk beras dan gabah yang ada di gudang Bulog juga masih mencukupi hingga 8 bulan ke depan dari sekarang. Sebanyak 21 ribu ton beras masih tersimpan di Bulog DIY. Harga beras diperkirakan tidak akan mengalami kenaikan yang besar sehabis masa panen ini. Sedang stok gula pasir dan tepung terigu juga mencukupi hingga puncak lebaran nanti sekitar 2 ribu ton dan 2.400 zak tepung terigu berbagai merek. "Khusus gula pasir, karena pabrik juga habis musim giling, stok gula pasir juga dipastikan aman," ujarnya.Demikian pula dengan stok komoditas ternak juga masih mencukupi. Untuk telor tersedia 3 ton/hari dengan harga berkisar kurang antara Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribu/kg. Sementara ayam potong juga masih mencukupi dengan stok 50 ton/hari. Diperkirakan hingga puncak lebaran nanti berkisar Rp 16 ribu hingga Rp 18 ribu/kg. Namun tidak akan naik hingga diatas Rp 18 ribu/kg.
(bgs/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































