Program UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit dengan Usaha Mikro

Program UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit dengan Usaha Mikro

Aan Abdau Rizal - detikFinance
Kamis, 05 Mar 2026 10:33 WIB
Pertamina
Foto: dok. Pertamina
Jakarta -

Menjelang senja di Masjid Cut Meutia Jakarta, deretan gelas kopi dan matcha tersusun rapi di atas meja. Kumandang azan yang menghantar iftar terasa makin istimewa dengan aroma minuman segar yang menyebar di sekitar masjid.

Di balik meja sederhana itu, bukan barista profesional yang melayani, melainkan para pelaku usaha ultra mikro. Mereka yang pernah kehilangan pekerjaan, pernah berada di titik terendah, dan kini memilih bangkit bersama program UMiMAX dari PT Pertamina (Persero).

Salah satunya adalah Ahmad Gojali (38). Ia masih mengingat jelas hari ketika dirinya terkena PHK sebagai tenaga penjual. Setelah kehilangan pekerjaan tetap, ia mencoba bertahan dengan menjadi tukang parkir dengan penghasilan sekitar Rp 1,5 juta per bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghasilan tersebut hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari dan jauh dari cukup untuk menata masa depan dua anaknya.

"Hidup rasanya seperti jalan di tempat. Mau usaha tidak punya modal, mau kerja tetap belum dapat, bingung harus gimana" kata Ahamd Gojali, dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

Kesempatan kemudian datang ketika Ahmad mengenal program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Program UMiMAX Pertamina memberikan bantuan peralatan usaha dan pembinaan berkala, yang ditargetkan kepada korban PHK serta masyarakat ekonomi lemah untuk memulai usaha ultra mikro.

Dari bantuan dan pendampingan yang diterima, Ahmad mulai menjalankan usaha kopi keliling. Perlahan, usahanya mulai dikenal pelanggan di sekitar tempat ia berjualan.

Kini penghasilannya meningkat menjadi sekitar Rp3 juta per bulan. Dengan penghasilan tersebut, Ahmad dapat membayar kontrakan rumah serta memenuhi kebutuhan keluarga dengan lebih tenang.

"Alhamdulillah, yang berubah bukan cuma pendapatan, tapi rasa percaya diri saya yang mulai bangkit untuk terus melanjutkan hidup," tambahnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan program UMiMAX yang diluncurkan pada akhir 2025 telah memberikan dukungan kepada 168 penerima manfaat.

"Program ini diluncurkan untuk ikut mendukung target pengentasan kemiskinan dari Pemerintah," ujar Baron.

Baron menjelaskan total dana hibah yang telah tersalurkan melalui program tersebut mencapai lebih dari Rp1,17 miliar. Para pelaku usaha yang tergabung dalam UMiMAX juga telah mencatatkan total perputaran omzet lebih dari Rp1,15 miliar dengan total laba melampaui Rp416 juta.

Selain itu, rata-rata margin laba mingguan mitra UMiMAX tercatat mencapai 36,68 persen.

Khusus di bulan Ramadan, melalui dukungan Pertamina, para mitra UMiMAX memproduksi dan membagikan lebih dari 15.000 gelas kopi dan matcha gratis sebagai takjil bagi jamaah di Masjid Cut Meutia.

Bagi para mitra, momen ini terasa berbeda. Usaha yang dulu lahir dari keterdesakan ekonomi kini justru menjadi sarana untuk berbagi kepada sesama. Mereka tetap menjalankan roda usaha dengan dukungan program dan penguatan ekonomi, namun di saat yang sama dapat membantu ribuan orang berbuka puasa.

"Kami pernah di posisi butuh dibantu. Sekarang rasanya luar biasa bisa ikut berbagi," ujar salah satu mitra UMiMAX.

Komunitas 'UMiMAX Heroes' menunjukkan bahwa dengan akses dan pendampingan yang tepat, kesempatan kedua dapat terwujud. Program ini menjadi bukti bahwa banyak pelaku usaha kecil memilih untuk tidak menyerah dan berusaha bangkit dari keterbatasan.

Pertamina menegaskan bahwa UMiMAX merupakan ekosistem pemberdayaan ultra mikro yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga bertujuan mengembalikan kemandirian ekonomi sekaligus membangun kembali kepercayaan diri masyarakat rentan.

Di balik setiap gerobak usaha yang kembali beroperasi, terdapat keluarga yang kembali memiliki harapan. Dan di setiap cangkir kopi yang dibagikan saat senja Ramadan, tersimpan kisah tentang perjuangan, solidaritas, serta keberkahan yang tumbuh bersama.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, PT Pertamina (Persero) berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta terus mendorong berbagai program yang berdampak langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola perusahaan, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, serta pengelolaan lingkungan dengan menerapkan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan, berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.

Tonton juga video "Data Kemnaker: 88.519 Orang Di-PHK Sepanjang 2025"

(prf/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads