Pemerintah menjamin stok pangan aman dan terkendali. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memaparkan per Maret 2026 total stok beras tercatat 27,99 juta ton, cukup memenuhi kebutuhan masyarakat selama 324 hari.
Dalam publikasi terakhir di Instagram resmi @bakom.ri, pasokan sebesar itu terdiri dari stok cadangan beras pemerintah di Bulog sebesar 3,76 juta ton, stok di masyarakat senilai 12,5 juta ton, dan padi siap panen 11,73 juta ton.
"Stok pangan nasional, khususnya beras, dipastikan dalam kondisi terjaga. Per Maret 2026, total ketersediaan beras mencapai 27,99 juta ton, yang diperkirakan cukup untuk 324 hari ke depan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," tulis Bakom dalam publikasinya, dikutip Minggu (8/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produksi beras juga memenuhi kebutuhan nasional. Diperkirakan produksi Januari hingga Mei 2026 mencapai 16,92 juta ton dengan rata-rata produksi bulanan senilai 2,59 juta ton.
Komoditas pangan lain juga dijamin aman, seperti misalnya daging dan telur ayam dalam kondisi surplus. Selain itu, stok pupuk untuk petani tersedia dan harganya turun sekitar 20%.
"Produksi pangan nasional akan terus dijaga supaya kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," tulis Bakom.
(acd/acd)










































