IMF: Krisis Subprime akan Menjalar ke Sektor Riil

IMF: Krisis Subprime akan Menjalar ke Sektor Riil

- detikFinance
Senin, 08 Okt 2007 10:16 WIB
Washington - Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF), Rodrigo de Rato sepertinya berbeda pandangan dengan calon penggantinya Dominigue Strauss-Kahn soal krisis kredit macet sektor perumahan di Amerika Serikat.Rato memberi peringatan kasus itu akan memaksa pemerintah di negara manapun untuk melakukan perubahan dalam rencana anggaran mereka. Sementara pengganti Rato, Dominique Strauss-Kahn, menilai krisis subprime mortgage di AS tidak akan memiliki dampak dramatis terhadap pertumbuhan ekonomi dunia. Rato menilai macetnya kredit itu merupakan krisis serius yang belum berakhir."Para pengambil kebijakan jangan berpikir bahwa masalah ini hanya dialami perbankan. Kasus ini akan menjalar ke sektor riil, mempengaruhi anggaran. Itu adalah sesuatu yang kami selalu utarakan," ujar Rodrigo seperti dikutip Financial Times, Senin (8/10/2007).Meskipun krisis kredit sudah mulai berangsur-angsur pulih, lanjut Rato, akan butuh waktu 1 tahun sampai likuiditas dan risiko kredit kembali ke level normal.Krisis keuangan itu akan mempengaruhi pertumbuhan, dan itu akan memaksa menteri keuangan untuk merevisi asumsi anggarannya. Negara AS, beberapa negara Eropa dan Jepang merupakan negara yang paling terkena dampak dari subprime mortgage."Ekonomi di AS akan melambat, pertumbuhan di Eropa sepertinya kurang kuat dibanding periode sebelumnya, dan hal yang sama terjadi di Jepang," ujarnya.Rato menambahkan pasar negara berkembang dengan defisit neraca pembayaran yang besar akan lebih rentan terhadap ketersediaan dan harga kredit dibanding sebelumnya.Rato pada 1 November 2007 nanti akan digantikan oleh mantan menteri keuangan Perancis Strauss-Kahn. Rato sebelumnya mengundurkan diri dari IMF dengan alasan keluarga. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads