Ogah Kejebak Macet di Tol? Hindari Mudik Tanggal Ini

Ogah Kejebak Macet di Tol? Hindari Mudik Tanggal Ini

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 10 Mar 2026 13:34 WIB
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono memproyeksikan sekitar 3,5 juta kendaraan keluar dari Jakarta melalui jalan tol selama periode arus mudik Lebaran tahun ini.

Menurut dia, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret. Namun pergerakan kendaraan diprediksi sudah mulai meningkat lebih awal, yakni sejak Jumat (13/3) ini.

"Jadi diperkiraan 3,5 juta kendaraan di mana kita melihat bahwa arus mudik yang akan terjadi adalah puncak ini tanggal 18. Tapi kami perkirakan telah muncul mulai dari hari Jumat ini. Karena memang dengan adanya liburan yang cukup panjang," katanya dalam konferensi pers di JMTC Jatiasih, Bekasi, Selasa (10/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret atau H+3 Lebaran. Pada periode tersebut sebagian besar pemudik diprediksi mulai kembali ke Jakarta setelah bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Rivan mengatakan tidak semua pemudik akan kembali pada waktu yang sama. Sebagian masyarakat diperkirakan masih akan memperpanjang masa tinggal di daerah sebelum kembali ke Jakarta.

"Dan puncak arus balik nantinya adalah tanggal 24 Maret. Ini adalah H+3 dan ada sebagian karena harus membagi silaturahmi ke Jakarta, kembali lagi. Tapi sementara itu ada juga yang sampai dengan di ujung," tambah Rivan.

Dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang keluar dari Jakarta, pergerakan kendaraan diperkirakan akan terbagi ke beberapa arah utama. Sekitar 28% kendaraan diprediksi menuju arah barat melalui jalur menuju Merak.

Sementara sekitar 50% kendaraan diperkirakan bergerak ke arah timur melalui ruas tol menuju wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah, seperti melalui Tol Cipularang hingga Purbaleunyi. Adapun 20% kendaraan lainnya bergerak ke arah selatan menuju kawasan Bogor dan sekitarnya.

"Dan dari 3,5 juta ini memang pergerakan kendaraan ini memang berbeda. Jadi 28% itu ke Merak, sementara 50% ke arah timur seperti Cipularang, sementara sisanya adalah 20% adalah ke arah Bogor," tutupnya.

Tonton juga video "Antisipasi Macet, Tol Fungsional Siap Dibuka untuk Mudik 2026"

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads