Hingga Agustus 2007 Komitmen Investasi di BBK US$ 9 Miliar

Hingga Agustus 2007 Komitmen Investasi di BBK US$ 9 Miliar

- detikFinance
Senin, 08 Okt 2007 17:01 WIB
Jakarta - Minat investor untuk berinvestasi di kawasan Batam, Bintan dan Karimun (BBK) meningkat. Jika pada tahun 2006 tercatat komitmen investasi sebesar US$ 426 juta, maka selama periode Januari hingga Agustus 2007 sudah mencapai US$ 8 miliar.Hal ini menyusul penerapan PP No. 46, 47 dan 48 tahun 2007 tentang Perdagangan Bebas Batam, Bintan dan Karimun. Jika Perpu No 1 tahun 2007 tentang Free Trade Zone (FTZ) jadi diketok DPR pada sidang paripurna besok, maka investasi di kawasan itu akan meningkat lagi.Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Luthfi di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/10/2007)."Dari US$ 8 miliar, US$ 4 miliar dolar terdiri dari manufaktur, yang banyak menyerap tenaga kerja oleh sebab itu kami merasa DPR sebagai manifestasi dari kedaulatan rakyat tentu akan mendukung proses yang baik ini sehingga akan tercipta lapangan kerja," ujarnya.Dengan disahkannya Perpu itu akan mengembalikan kawasan Batam Bintan Karimun sebagai daerah FTZ, dimana perdagangan di daerah itu tidak akan dikenakan pajak pertambahan nilai."Dengan begitu kegiatan usaha di sana akan jauh lebih terlaksana dengan baik yang semestinya akan mengembalikan Batam Bintan dan Karimun pada posisi sebelum krisis, yaitu mereka menghasilkan 14 persen dari ekspor non migas," ujarnya.Pemerintah mengharapkan dengan Perpu tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama akan banyak industri jangkar seperti logistik perminyakan dan pembuatan kapal yang akan menjadi jangkar bagi pertumbuhan industri di sana."Sektor yang akan dikembangkan di sana adalah sektor yang memiliki demand tinggi untuk dikembangkan di sana," ujarnya. Begitu Perpu disahkan akan dibentuk dewan kawasan di masing-masing daerah. Dewan kawasan itu oleh suatu badan yang dipimpin oleh Menko Perekonomian. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads