Asumsi Harga Minyak Perlu Diwaspadai

Asumsi Harga Minyak Perlu Diwaspadai

- detikFinance
Selasa, 09 Okt 2007 16:12 WIB
Jakarta - Pemerintah menilai ada 2 indikator asumsi makro yang perlu diwaspadai yakni asumsi harga minyak dan lifting minyak dalam APBN 2008.Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pendapat akhir pemerintah terhadap RUU APBN 2008 di Ruang Paripurna, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (9/10/2007).Asumsi lifting minyak sebesar 1,034 juta barel per hari, perlu diwaspadai terutama karena adanya risiko fiskal yang cukup besar pada pelaksanaan APBN. "Pengalaman selama ini menunjukkan bahwa pencapaian lifting minyak banyak menghadapi kendala, seperti bencana alam dan banjir, tidak tercapainya asumsi lifting minyak akan berdampak signifikan pada APBN, melalui membengkaknya defisit anggaran," jelasnya. Sementara untuk indikator kedua yang perlu diwaspadai menurut Menkeu adalah perubahan harga minyak di pasar internasional yang volatilitasnya sangat tinggi yang bisa berdampak cukup signifikan terhadap pelaksanaan APBN tahun 2008.Pemerintah kini tengah menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan perencanaan kontijensi (contingency plan) dengan penyediaan dana cadangan dalam jumlah yang cukup untuk mengantisipasi ketidaksesuaian asumsi makro dengan realisasinya dan kemelesetan pelaksanaan langkah-langkah kebijakan dari yang telah direncanakan sebelumnya. (dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads