Wacana pemangkasan gaji pejabat mengemuka usai dipaparkan Presiden Prabowo Subianto di Sidang Kabinet pekan lalu. Prabowo memaparkan pemangkasan gaji pejabat dilakukan Pakistan dalam merespons dampak perang Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Prabowo meminta jajarannya ikut mengkaji langkah kebijakan tersebut. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usulan pemangkasan gaji pejabat tengah dikaji.
"Sedang kita detailkan kajiannya, karena apapun yang terjadi meskipun sesungguhnya dari sisi pasokan BBM kita tidak perlu khawatir karena stok aman," ujar Prasetyo di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prasetyo mengatakan, apa yang disampaikan Prabowo wajar dilakukan. Menurutnya, penghematan anggaran memang lebih baik dilakukan dari unsur pemerintahan, baik dari kementerian atau lembaga.
"Tentunya diawali nanti dari unsur pemerintahan, kementerian, dan lembaga kan banyak apa namanya yang bisa dilakukan untuk tadi mengurangi konsumsi BBM, misalnya migrasi ke transportasi publik, kurangi kendaraan dinas pemakaiannya," ujar Prasetyo.
Menurutnya, efisiensi anggaran memang harus dilakukan pemerintah. Bukan hanya di tengah krisis saja, di saat kondisi normal efisiensi anggaran juga harus dilakukan.
"Nah, namun tentunya kita harus jadikan ini pelajaran untuk efisiensi diri kita, dulu nggak ada kejadian juga anggaran kita efisiensi kan," sebut Prasetyo.











































