Bulog Lepas Peserta Mudik Gratis Tujuan Lampung-Malang

Bulog Lepas Peserta Mudik Gratis Tujuan Lampung-Malang

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 17 Mar 2026 17:39 WIB
Mudik gratis Bulog
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Perum Bulog turut menggelar program mudik gratis yang memfasilitasi ratusan pemudik. Menurut Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, dari 750 kuota yang disediakan, total peserta yang berangkat mudik gratis mencapai 709.

Sebanyak 15 bus berangkat menuju Palembang, Metro Lampung, Semarang, Purwodadi, Ngawi, Wonosobo, Purwokerto, Cilacap, Kelaten, Yogyakarta, Wonosari, Purwantoro, Ponorogo, Pacitan, dan Malang. Pembukaan pendaftaran dilaksanakan secara online mulai tanggal 26 Februari 2026.

"Total jumlah yang diberangkatkan sekitar 709 orang dengan tujuan mulai dari Palembang sampai ke ujung Jawa Timur. Alhamdulillah ini terlihat sama-sama, beliau-beliau happy, senang, bahagia," kata Rizal di kantor Perum Bulog, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan program mudik bersama ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, sekaligus memastikan para pemudik dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.

ADVERTISEMENT

Rizal juga mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Pendaftaran yang dibuka secara daring bahkan langsung terpenuhi dalam waktu kurang dari dua jam, sehingga kuota harus dibatasi sekitar 700-an orang.

"Kemudian dengan kita buka website kemarin, kita buka tidak sampai 2 jam, itu langsung 700 orang. Alhamdulillah, ini responnya luar biasa. Kalau tidak kita batasin mungkin ribuan orang," sebut Rizal.

Menurutnya, peserta mudik berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai internal Bulog, masyarakat di sekitar lingkungan Bulog, hingga mahasiswa, guru, dan pekerja.

Ia menambahkan pihaknya juga menyertakan staf-staf Bulog untuk memastikan perjalanan para pemudik berlangsung lancar dan aman hingga sampai ke tujuan.

"Untuk pesertanya beragam, baik internal dari Bulog sendiri ada, dari seputaran asrama Bulog juga ada, termasuk guru-guru, anak-anak mahasiswa, kemudian kalangan-kalangan buruh dan lain sebagainya juga ada. Jadi multi tingkatan. Bahkan ada beberapa staf-staf kami yang langsung mengawal agar sampai betul diyakinkan kendaraan berjalan dalam keadaan aman, lancar dan tepat sasaran," tutupnya.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads