Pemerintah Klaim Arus Balik Mudik Lancar

Pemerintah Klaim Arus Balik Mudik Lancar

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 25 Mar 2026 17:43 WIB
Foto udara kendaraan roda empat mengantre untuk memasuki gerbang tol (GT) Banyumanik,  Tol Trans Jawa Semarang-Solo KM 420B, Kota Semarang, Jawa Tengah Selasa (24/3/2026). Pada H+2 Lebaran atau Selasa (24/3) hingga pukul 16:30 WIB, kendaraan roda emp
Ilustrasi.Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
Jakarta -

Pemerintah mengklaim arus mudik dan arus balik tahun 2026 telah berjalan dengan baik. Hal ini didapati usai melakukan pemantauan pantauan arus balik di Jasamarga Tollroad Command Center (JTCC), Bekasi, Rabu (25/3/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno mengatakan puncak arus mudik tahun ini sudah terjadi Selasa (24/3/2026) dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 270.000 kendaraan.

"Alhamdulillah arus mudik berjalan dengan baik. Terjadi kenaikan yang cukup tinggi karena selama H-12 sampai H-13, volume kendaraan itu puncaknya cukup tinggi sampai 270 (ribu)," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pratikno menjelaskan berdasarkan laporan yang ia terima terkait kecelakaan yang terjadi pada momen periode arus mudik dan arus balik tahun ini mengalami penurunan sekitar 16%.

Adapun berdasarkan data Jasa Raharja, itu, angka fatalitas atau korban meninggal dunia juga tercatat menurun signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun selama 12 hari masa siaga angkutan Lebaran, jumlah korban meninggal dunia mencapai 228 orang, turun dari 318 orang pada periode yang sama tahun lalu atau berkurang sekitar 28%.

ADVERTISEMENT

"Jadi ini adalah sebuah syukur yang harus kita panjatkan kepada Tuhan atas kelancaran arus mudik ini," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Meskipun, ia mengakui masih terdapat sejumlah titik yang mengalami kepadatan kendaraan. Menurutnya hal ini terjadi karena adanya lonjakan pemudik dibandingkan tahun lalu.

"Jadi emang lonjakan cukup tinggi, namun demikian kendaraan kalau secara rata-rata yang saya dapat ketahui dari Jasa Marga bahwa kecepatannya masih cukup baik gitu. Memang ada (kepadatan), secara overall kita kan harus melihat secara keseluruhan, memang kalau pada hari tertentu ada kepadatan yang dengan ketinggian dari jumlah pemudi kita bisa memaklumkan hal tersebut," katanya.

Adapun ketika disinggung soal adanya antrean kendaraan hingga puluhan kilometer yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk beberapa waktu lalu, Menhub mengatakan bahwa antrean tersebut dipicu masih beroperasinya kendaraan sumbu tiga ke atas.

Meski begitu, ia mengklaim bahwa persoalan tersebut bisa diurai dalam waktu kurang dari 24 jam. Menhub mengatakan, sejumlah peristiwa yang terjadi saat ini akan menjadi evaluasi untuk pelaksanaan mudik tahun depannya.

"Ya, di Gilimanuk memang ada terjadi kepadatan itu karena memang masih banyaknya kendaraan sumbu tiga yang beroperasi. Namun demikian kan kami dengan cepat, kurang dari 24 jam, Alhamdulillah bisa menangani kepadatan yang terjadi di Gilimanuk," ujarnya.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads