PT Jasa Raharja menyalurkan santunan sebesar Rp 11,2 miliar kepada keluarga maupun ahli waris korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama periode angkutan Lebaran 2026.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan santunan sebesar Rp 11,2 miliar tersebut diberikan kepada 224 keluarga korban maupun ahli waris dari total 228 korban meninggal dunia.
"Kami sudah memberikan santunan sampai dengan tadi malam Rp 11,2 miliar kepada 224 korban yang meninggal dunia dari 228 yang kami catat yang sudah disalurkan kepada keluarga korban dan ahli waris," ujar Awaludiin usai melakukan pantauan arus balik di Jasamarga Tollroad Command Center (JTCC), Bekasi, Rabu (25/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awaluddin menyampaikan jumlah korban meninggal dunia pada masa angkutan lebaran tahun ini sendiri mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tahun lalu itu sebanyak 318 orang, sementara tahun ini sebanyak 228 orang.
Selain itu, angka kecelakaan selama periode angkutan Lebaran juga turun. Di sisi lain, kecelakaan masih didominasi kendaraan roda dua.
"Jadi berbagai penyebab peristiwa ini adalah fatigue driving atau kelelahan dari pengemudi, jarak perjalanan yang cukup jauh di atas kurang lebih 35 jam perjalanan dan kemudian kondisi dari kendaraan bermotornya," terang Awaluddin.
Awaluddin mengatakan pihaknya bersama pemerintah akan terus memantau dan berharap angka kecelakaan tidak bertambah hingga masa periode lebaran tahun ini.
"Kami berharap sampai dengan akhir dari siaga angkutan lebaran ini kami tetap masih memantau hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran dari perjalanan. Kita doakan semuanya aman, nyaman, tertib, dan kembali dengan selamat," katanya.
(hrp/hns)










































