Minyak Dunia Mahal, Hidup Akan Ikut Mahal?

detikSore

Minyak Dunia Mahal, Hidup Akan Ikut Mahal?

20detik Signature - detikFinance
Senin, 30 Mar 2026 14:34 WIB
HARGA MINYAK DUNIA NAIK, APA KABAR KANTONG WARGA?
Foto: Fildan
Jakarta -

Meski sudah mendapatkan lampu hijau untuk melewati Selat Hormuz, dua kapal minyak milik Indonesia ternyata masih tertahan di Teluk Persia. Pihak Pertamina menyebut jika kondisi ini berkaitan dengan penyiapan jalur aman perjalanan saat melintasi kawasan Hormuz. Hal ini diungkapkan oleh Pejabat Sementara (Pjs) Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita. ia mengatakan jika saat ini persiapan teknis tengah dilakukan untuk memastikan jika kedua kapal tersebut dapat segera bergerak.

"PIS bersama dengan Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman," ujar Vega dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026) dilansir dari detikFinance.

Di tengah usaha Indonesia untuk meloloskan dua kapal tersebut, pemerintah Iran justru sedang membahas biaya bagi kapal-kapal yang akan melewati Selat Hormuz. Merangkum detikBali, meski masih dibahas di level parlemen, pejabat Iran sudah memberlakukan biaya lewat tersebut ke sejumlah kapal yang melintas. Harganya dipatok US$ 2 juta atau sekitar Rp 33,8 miliar (kurs Rp 16.900).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari dalam negeri, Indonesia tengah berada di persimpangan jalan akibat situasi perang AS, Israel dengan Iran. Seperti diketahui, saat ini harga minyak dunia tengah berada pada titik lonjakan tertinggi yaitu US$ 115,66 per barel atau naik US$ 3,09 untuk minyak mentah jenis Brent.

Belum selesai dengan masalah stok minyak yang masih tertahan di Selat Hormuz, Indonesia akan menghadapi dampak kenaikan harga minyak mentah akibat eskalasi perang di Timur Tengah. Pemerintah sebenarnya tengah mempersiapkan 13 proyek tambahan hilirisasi energi. Selain itu, Kementerian ESDM juga membuka kesempatan optimalisasi potensi energi domestik dalam rangka penguatan swasembada energi.

ADVERTISEMENT

"Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi-potensi energi yang ada di kita baik itu etanol, baik itu biodiesel, dari CPO-CPO," kata Bahlil Lahadalia, dikutip dari detikFinance, Sabtu (28/3).

Lalu berapa lama situasi ini akan berdampak ke masyarakat? Sejauh mana hilirisasi yang sudah berjalan saat ini mampu menahan gejolak harga minyak di masa perang? Simak diskusinya bersama Pakar Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi.

Menuju ke berita daerah, detikSore akan mengulas peristiwa pembacokan yang dilakukan oleh seorang pria bernama Suroto yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Gundi RT 1 RW 4, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Atas kejadian ini, enam orang terluka oleh sabetan parang. Selain melukai warga, pelaku juga sempat mencekik sang ibu hingga pingsan. Pelaku akhirnya berhasil diamankan.

Ada apa di balik tindakan tersebut? Simak laporan langsung Jurnalis detikJateng selengkapnya.

Dalam rangka memperingati Hari Bipolar Sedunia, detikSore akan menyoroti kisah perjuangan Afina Syifa Biladina, penyintas bipolar yang kini aktif menyuarakan pentingnya pemahaman publik terhadap gangguan bipolar.

Didiagnosis penyakit Bipolar sejak 2018, Afina sempat dituding mengalami gangguan spiritual oleh lingkungan sekitarnya. Namun, ia bisa bertahan lewat dukungan keluarga dan menjalani penanganan profesional dan belajar mengenali emosinya.

Pengalamannya ini ia bagikan melalui konten edukatif mengenai kesehatan mental dan mendirikan komunitas bernama gapapaya_id. Bagaimana cara Afina untuk mengubah stigma soal ADHD? Temui Afina di Sunsetalk detikSore!

Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.


"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"

(vys/gub)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads