Omset Pedagang di PIK Penggilingan Anjlok 20%

Omset Pedagang di PIK Penggilingan Anjlok 20%

- detikFinance
Jumat, 19 Okt 2007 14:02 WIB
Jakarta - Lebaran biasanya memberi berkah bagi pedagang sepatu dan tas karena banyak orang yang belanja. Tapi rupanya tidak kali ini buat pedagang di Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan. Dibanding tahun lalu, omset pedagang anjlok 20%.Seperti yang dikeluhkan Antoni, pemilik toko sepatu Kevin Shoes dalamperbincangannya dengan detikFinance, Jumat (19/10/2007).Meski sudah lima tahun menggelar bisnisnya di perkampungan ini, baru kali ini lebaran terasa begitu garing. Padahal biasanya di masa-masa puasa dan lebaran ia bisa meraup untung yang lumayan."Biasanya sebulan puasa sih ramai. Tapi nggak tahu puasa sekarang sepi-sepi aja. Ada kali 20 persen bedanya sama tahun lalu. Sekarang sih sama saja kayak bulan biasanya," katanya.Hal yang sama juga dikeluhkan Uwit, pegawai Mira Shoes. Ia mengakui penjualan lebaran kali ini terasa sepi meski tak tahu apa sebabnya. "Nggak tahu nih kenapa, mungkin uangnya makin susah dicari kali ya," ujarnya.Merasa penjualan sepi saat puasa, para pedagang memilih tutup pada Hari Raya Lebaran. Hanya satu-dua toko yang menjajakan dagangannya."Padahal biasanya kalau lebaran justru ramai. Agak siangan orang pada belanja," sambung Antoni.PIK Penggilingan ini terkenal dengan usaha kulit dan konveksinya. Mulai dari sepatu kulit, tas kulit, dan baju-baju murah meriah. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads