Ekspor LNG ke Jepang Diperpanjang 10 Tahun
Senin, 22 Okt 2007 10:17 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia memberikan komitmen perpanjangan ekspor LNG ke negara Sakura Jepang sebanyak 25 juta ton selama 10 tahun. Ekspor LNG sebanyak 25 juta ton itu terdiri dari 3 juta ton per tahun selama 5 tahun pertama. Kemudian diturunkan pada 5 tahun berikutnya menjadi 2 juta ton."Mereka sih mintanya 12 juta ton seperti sekarang," ujar Wakil Dirut Pertamina Iin Arifin Takhyan yang juga anggota tim negosiasi di sela-sela halal bihalal di kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (22/10/2009). Negara Jepang meminta gas sebesar 12 juta ton per tahun untuk mencukupi kebutuhan industrinya. Namun karena kebutuhan di dalam negeri Indonesia juga mendesak, ekspor gas hanya 3 juta ton per tahun."Memang akhirnya turun. Karena kita mau pasok untuk domestik dulu. Kalau ada sisa, baru diekspor," jelasnya. Perpanjangan ekspor LNG ini akan dibeli oleh pengusaha Jepang yang tergabung dalam western buyer.Sedangkan untuk masalah harga, diakui saat ini belum ada kesepakatan diantara kedua pihak. Namun hasil kesepakatan harga ini akan digunakan selama 10 tahun kontrak ekspor tersebut. Sebelumnya Iin menyatakan negosiasi harga itu bisa selesai akhir tahun ini.
(lih/ddn)











































