Pertamina Gandeng Islandia Garap Geothermal
Senin, 22 Okt 2007 14:21 WIB
Jakarta -
Pertamina Geothermal bersama partnernya, Perusahaan asal Islandia, Reykjavik mulai menseriusi kerjasama di bidang panas bumi (geothermal) di Indonesia. Joint Study Agreement (JSA) antara keduanya akan di tandatangani Selasa besok (23/10/2007) di kantor Departemen ESDM, Jakarta sekitar pukul 12.00 WIB. Direktur Hulu Pertamina menyampaikannya disela-sela halal bihalal, di kantor Pusat Jakarta, Senin (22/10/2007). "Besok akan ditandatangani dengan perusahaan Island itu. Sepertinya ada menteri dari Island nya juga," katanya. Tandatangan kali ini merupakan kelanjutan MoU yang sudah diteken pada 11 September silam. Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 40%. Yang terbukti dapat dikembangkan mencapai 27.000 MW. Sedangkan Islandia terbukti sudah berpengalaman dalam mengelola panas bumi. Ini bisa terlihat dari 72 persen kebutuhan listrik dan pemanas Islandia dipasok dari panas bumi. Sementara pengembangan panas bumi di Indonesia baru sekitar 3 persen atau baru sekitar 800-900 MW.
(lih/ir)










































