Pertamina Diminta Percepat Program Konversi Dalam 3 Tahun

Pertamina Diminta Percepat Program Konversi Dalam 3 Tahun

- detikFinance
Senin, 22 Okt 2007 19:22 WIB
Jakarta - Pemerintah meminta Pertamina lebih mempercepat penuntasan program konversi minyak tanah ke elpiji.Permintaan ini disampaikan sehubungan terus naiknya harga minyak dunia yang akhirnya menambah beban subsidi BBM.Permintaan di atas disampaikan oleh Wapres Jusuf Kalla (JK) usai mendengar pemaparan direksi Pertamina dan meninjau fasilitas pengisian elpiji milik Pertamina di Koja, Jakarta Utara, Senin (20/10/2007)."Kita minta tadi di-exercise lagi bagaimana bisa mempercepat dari lima tahun menjadi tiga tahun. Karena tidak ada cara lain menanggapi kenaikan harga minyak dunia selain dengan konversi," ujar JK.Pihak Pertamina menyatakan kesanggupannya memenuhi permintaan pemerintah. Pasalnya melalui kerjasama dengan berbagai pihak, pengadaan infrastruktur jaringan distribusi dan pengadaan tabung gas telah pula semakin baik."Selama ini yang terdistribusi per hari 30 ribu tabung. Setelah lebaran kita tingkatkan menjadi 50 ribu tabung. Di akhir 2007 target kita 6 juta KK bisa tercapai. Paling meleset, 80 persennya bisa kita jangkau," ujar Direktur Pemasaran dan Distribusi Pertamina, Ahmad Faisal.Berdasarkan laporan Pertamina, hingga Oktober baru 26% program konversi yang berjalan. Namun pemerintah optimistis dalam 3 bulan terakhir bisa mencapai 90%. Target program konversi juga dinaikkan dari 5 juta kepala keluarga menjadi 6 juta kepala keluarga."Masalahnya memang kecepatan dan sosialisasi. Sekarang sudah baik," tambah Wapres.Ia juga menegaskan, bahwa belum lancarnya program konversi bukan karena ada masalah di Pertamina."Kita minta 12 industri tabung 3 shift kerja. Tapi itu masih belum cukup juga. Kita masih kurang 6,2 juta tabung," ungkapnya. (lh/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads