ANTAM Buka Suara soal Penyebab Masyarakat Sulit Dapat Emas

ANTAM Buka Suara soal Penyebab Masyarakat Sulit Dapat Emas

Heri Purnomo - detikFinance
Jumat, 10 Apr 2026 20:00 WIB
Harga Emas Hari Ini di Jogja 13 November 2025: LM-Pegadaian Kompak Melejit!
Foto: Robert Lens/Pexels
Jakarta -

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) buka suara soal keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan emas fisik. Hal ini terjadi karena permintaan masyarakat atas emas yang tinggi dalam beberapa waktu ini.

Direktur Komersial ANTAM Handi Sutanto menjelaskan pasokan emas sempat tidak bisa menampung lonjakan tersebut. Hal ini terjadi karena ada aturan-aturan pertambangan yang harus dipatuhi untuk mendapatkan hasil dari tambang.

"Nah, sekarang, kenapa sih susah dapat barangnya, ANTAM? Well, jawaban yang paling simple yang gue bisa share adalah demand itu naik ya. Kalau demand naik dari 1 menjadi 10 dalam sehari. Tambang kan nggak bisa gitu. Tambang kan ada terikat dengan ketentuan lingkungan, ketentuan produksi. Jadi kan nggak bisa lu pencet langsung," ujar Handi dalam acara detikpagi, Jumat (10/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, pada beberapa waktu lalu, ANTAM banyak mengandalkan bahan bakunya dari impor. Namun saat ini, ANTAM telah menjalin kerja sama dengan tiga besar sejumlah penambang besar di Indonesia.

"Dan alhamdulillah kalau per sekarang ini, kita udah dapat kontrak dengan penambang-penambang besar. Lu sebut top 3 mining in Indonesia. Itu udah sama kita," kata Handi.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, Handi juga menjelaskan bahwa distribusi emas ANTAM tidak hanyadifokuskan pada butik fisik saja, tetapi juga disalurkan melalui berbagai kanal lain, termasuk marketplace dan mitra reseller resmi.

"Di social media bilang, wah, di butik abis. Tapi kemudian ada nih, banyak orang-orang itu lagi. Itu lagi dapat barang, dapat barang. Ya, mungkin saya melihatnya, berarti ANTAM juga punya PR ya, untuk mengedukasi masyarakat, transparan, menjelaskan, kita tuh memang ada kontrak, sama mitra-mitra kita sebagai reseller resmi. Nah, itu kita mesti penuhi full payment. Setiap bulan dia mesti dapet berapa kilo. Nah, makanya itu yang kita coba peratakan," papar Handi.

Di tengah tingginya minat masyarakat membeli emas, Handi mengingatkan untuk tidak membeli emas dengan harga yang tinggi di atas harga resmi. Biasanya harga jual tinggi itu karena ada calo.

"Kalau kalian para konsumen, detikers ketemu harga kayak gitu nggak usah beli, tinggalin. mendingan nggak usah beli, ketimbang lu kejebak di 30% markup, 20% markup, 10% markup, sabar lu mesti beli pada harga yang benar," kata Handi.

"Harga resmi ANTAM bisa cek tiap hari tuh, di website. Kalau ketemu praktik percaloan kayak gitu, udah tinggalin karena kita mesti memerangi sama-sama," sambungnya.

(hrp/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads