Garuda Anggap Remeh Aturan Impor

Garuda Anggap Remeh Aturan Impor

- detikFinance
Rabu, 24 Okt 2007 12:55 WIB
Jakarta - Pengurusan dokumen impor di Bea Cukai sebenarnya bisa dilakukan dengan cepat. Baik itu oleh perusahaan swasta maupun BUMN. Baik BUMN dan swasta dijamin diperlakukan sama. Namun ada kesan Garuda mengganggap enteng aturan impor.Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi mengatakan dalam pengurusan impor memang harus menyediakan jaminan namun hal itu bisa cepat dibereskan."Sebenarnya itu bisa segera kok, hanya mungkin merasa BUMN itu kan selalu memudahkan aturan. Zaman kan sudah berubah, kita ingin menegakkan aturan karena swasta pun kita lakukan hal yang sama, dan mereka (swasta) cepat selesaikan kok," ujarnya.Anwar mendesak pihak Garuda untuk segera menyelesaikan kewajiban administrasi impornya. Karena kalau hal itu berlarut-larut akan menjadi beban Bea Cukai. Dia pun mengaku sudah melakukan pertemuan dengan Dirut Garuda Emirsyah Satar."Saya kemarin sore sudah bicara dengan Dirut Garuda tanggapannya dia katanya dia mau mengerjakan hari ini kalau kita beri toleransi nanti tidak selesai-selesai dan nanti itu beban di kami," ujarnya.Persoalan administrasi kepabeanan ini menurut Anwar tidak ada yang serius. Hanya bagaimana agar Garuda bisa tertib dalam administrasi impornya sehingga tidak terjadi pelanggaran administrasi kepabeanan. "Jadi dia belum mengajukan pemberitahuan impor barang, nah dia impor dari sana dan sudah mulai Januari sampai sekarang ini, sudah lama itu, ini hanya saya ingin tegakan hukum supaya pihak tahu bahwa antara BUMN dengan swasta kita perlakukan sama," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads