38 Pabrik Garmen Asing Relokasi ke Indonesia
Rabu, 24 Okt 2007 14:35 WIB
Jakarta - Sejak tahun 2007 hingga 2008, sebanyak 38 pabrik garmen asing akan merelokasikan pabriknya ke Indonesia. 8 perusahaan berasal dari Korea Selatan dan 30 perusahaan dari Tiongkok.Demikian dikatakan wakil ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat, disela-sela halal bihalal departemen perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (24/10/2007).Ke-8 perusahaan asal Korea yang sudah masuk memilih Jawa Barat sebagai lokasi pabriknya dengan memilih Purwakarta dan Subang. Kegiatan perusahaan itu menyerap 30 ribu tenaga kerja. Sementara investasi mesin rata-rata 1 perusahaan membutuhkan Rp 2 miliar.Diharapkan dengan investasi 8 pabrik itu ekspor produk tekstil akan meningkat US$ 30 juta per tahun."Mereka memutuskan merelokasi pabrik di Jawa Barat karena menilai kualitas SDM Indonesia lebih terampil. Namun mereka masih mengharapkan penyelesaian usaha seperti RPP Pesangon," ujar Ade.Ade berharap pemerintah segera membenahi iklim usaha di dalam negeri agar perusahaan-perusahaan itu tidak hengkang.Ade menambahkan selain 8 pabrik itu, 30 perusahaan garmen Tiongkok juga berencana merelokasi pabriknya ke Jawa Barat. Dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 70 ribu orang dan menyumbanag ekspor US$ 100 juta."API dan pemerintah mengusulkan agar mereka memilih Jawa Barat bagian timur," kata Ade.
(ir/qom)











































