Harga Minyak Tembus Lagi US$ 90
Jumat, 26 Okt 2007 08:23 WIB
New York - Harga minyak kembali 'mengamuk' setelah sempat mereda di bawah US$ 86 per barel. Harga minyak mentah dunia kembali menyentuh level US$ 90 per barel seiring meningkatnya kembali kecemasan soal suplai di AS.Tekanan dari faktor geopolitik di Timur Tengah juga kembali meningkat termasuk ancaman dari serangan Turki ke Irak dan sanksi baru AS untuk Iran.Pada perdagangan Kamis (25/10/2007), kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman Desember melonjak hingga 3,36 per barel ke rekor tertingginya di US$ 90,46 per barel. Rekor tertinggi sebelumnya dicapai pada Jumat pekan lalu di US$ 90,07 per barel.Di London, minyak jenis Brent pengiriman Desember juga mencatat rekor tertingginya menembus US$ 87, sebelum akhirnya ditutup naik 3,11 dolar ke level US$ 87,48 per barel."Ini adalah kombinasi dari banyak faktor yang telah menekan pasar setinggi ini," kata Phil Flynn, analis dari Alaron Trading seperti dikutip dari AFP, Jumat (26/10/2007). "Semua terjadi pada saat yang bersamaan: kecemasan baru antara AS dan Irak serta keprihatinan baru bahwa produksi OPEC tidak akan mampu memenuhi permintaan dunia," tambahnya.
(qom/qom)











































