Airbus A380 Tertahan Badai di Bandara Sydney
Jumat, 26 Okt 2007 13:23 WIB
Sydney -
Pesawat superjumbo, Airbus A380 dalam penerbangan komersial perdananya untuk rute kembali Sydney-Singapura harus langsung berhadapan dengan badai.Tentu saja, Airbus A380 harus mengalah, meski disebut-sebut kuat melawan badai. Pihak bandara Sydney telah menutup bandara karena badai yang semakin dekat.Keberangkan Airbus A380 yang rencananya dilakukan pada Jumat (26/20/2007) pukul 14.00 waktu setempat akhirnya tertunda."Kami diberi tahu bahwa akan ada penundaan keberangkatan karena tergantung dari perkembangan cuaca," ujar seorang reporter AFP yang ikut dalam penerbangan komersial perdana itu.Pihak bandara Sydney menegaskan, penundaan itu tidak hanya berlaku bagi Airbus A380, namun untuk seluruh penerbangan."Semua penerbangan ditunda sampai badai berlalu. Tidak hanya untuk A380, tapi seluruh penerbangan. Saya tidak punya estimasi sampai kapan," ujar juru bicara Bandara Sydney.Airbus A380 milik Singapore Airlines mengukir sejarah sebagai pesawat superjumbo pertama yang terbang secara komersial. Pengiriman Airbus A380 sempat beberapa kali tertunda dan menyebabkan kondisi Airbus terpuruk, laba tergerus, harga saham anjlok.Penundaan pengiriman itu juga sempat menyeret-nyeret kasus dugaan insider trading yang kini sedang diselidiki oleh Bapepam Prancis.Singapore Airlines sendiri sudah mempermak habis-habisan Airbus A380 itu. Berbagai kemewahan ditawarkan di dalamnya, bak hotel berbintang. Dalam penerbangan pertama untuk rute Singapura-Sydney, 455 penumpang yang membeli tiket secara online itu menikmati penerbangan selama 7 jam dengan jamuan makan mewah seperti sampanye dan kaviar.
(qom/ir)










































