Stop Operasional, 260 Karyawan Hotel Mandarin Di-PHK
Jumat, 26 Okt 2007 14:00 WIB
Jakarta - Hotel Mandarin Oriental akan berhias diri sesuai permintaan pasar. Hotel pun tutup kamar pada 23 Desember 2007. Sebanyak 260 karyawan pun di-PHK, tak hanya karyawan, manajemen juga di-PHK.Hal tersebut disampaikan Executive Assistant Manager Hotel Mandarin Oriental Jakarta James Berhitoe, kepada wartawan di Hotel Mandarin, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (26/10/2007)."Pemutusan hubungan kerja dengan karyawan juga dilakukan langsung 23 Desember, tidak hanya karyawan tetapi juga jajaran manajemen," ujarnya.Meski tampak sepi, hari ini hotel masih beroperasi normal. Menurut James, tingkat hunian hotel memang biasanya mengalami penurunan selepas lebaran. Hotel dipenuhi tamu pada awal tahun dan akhir tahun."Rata-rata tingkat hunian kamar per tahun 50-60 persen, mayorias orang asing dari Asia, Eropa dan AS," ujarnya.Renovasi hotel merupakan tuntutan pasar dan permintaan dari tamu. Renovasi ini lebih untuk memperbaiki interior hotel. Jumlah kamar saat ini sebanyak 404 kamar akan dikurangi. Biaya yang dibutuhkan untuk renovasi ini belum selesai dihitung. James menegaskan renovasi ini tidak terkait perpindahan kepemilikan. Hotel tetap dimiliki oleh Mandarin Oriental Group dari Hong Kong. Setelah renovasi selesai, target pasar tetap sama yakni untuk kalangan menengah ke atas dan hotel untuk kalangan pebisnis.
(ddn/ir)











































