PR PLN Menumpuk di Hari Listrik Nasional ke-62

PR PLN Menumpuk di Hari Listrik Nasional ke-62

- detikFinance
Sabtu, 27 Okt 2007 12:04 WIB
Jakarta - Hari Listrik Nasional ke-62 yang jatuh pada 27 Oktober 2007 ini, menyisakan banyak catatan yang harus dikerjakan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).Hari Listrik Nasional ke-62 ini belum banyak menyedot perhatian publik dan masih menjadi acara wajib bagi PLN. Dalam peringatan Hari Listrik Nasional ke-62 yang berlangsung di kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (27/10/2007) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro memberikan catatan yang harus dilakukan PLN agar citra PLN dihadapan masyarakat terus meningkat."Beberapa catatan yang perlu dilakukan PLN untuk selalu meningkatkan pelayanan ke konsumen," kata Purnomo.Purnomo menekankan pekerjaan rumah (PR) yang harus menjadi perhatian PLN. Pertama, mengurangi lama dan jumlah gangguan pelanggan. Kedua, terus meningkatkan pelayanan sambungan baru dan penambahan daya. Ketiga, meningkatkan kecepatan dalam menanggapi pengaduan gangguan dan kesalahan dalam pencatatan meteran.Purnomo juga menggarisbawahi peluang dan tantangan yang dihadapi PLN dalam upaya memenuhi tenaga listrik nasional.Tantangan tersebut seperti sumber energi primer yang sebagian besar berada di luar Pulau Jawa dan Bali. Sedangkan sebagian besar penduduknya atau 80 persen justru tinggal di Jawa dan Bali.Masalah keterbatasan infrastruktur seperti ketersediaan bahan bakar untuk listrik juga harus segera dipecahkan oleh pemerintah dan PLN. Saat ini kata Purnomo, memang sudah ada infrastruktur yang mengalirkan gas dari Sumatra Selatan ke Jawa Barat hingga Jawa Timur. Infrastruktur batubara juga dikembangkan didaerah yang punya cadangan cukup termasuk pemanfaatan batubara muda untuk proyek listrik 10 ribu MW."Tentu untuk ini semua, kita tidak bisa mengandalkan PLN saja namun diperlukan partisipasi seluruh pelaku usaha, mengingat kesediaan dana dari pemerintah yang terbatas sedangkan kebutuhan listrik luar biasa banyaknya," tutur Purnomo.Menurut Purnomo penggunaan batubara dalam program listrik 10 ribu MW dapat menghemat biaya hingga Rp 25-30 triliun melalui diversifikasi energi primer.PLN juga diminta untuk memperhatikan pembangunan listrik di daerah terpencil dan pedesaan dengan memanfaatkan energi terbarukan dan energi setempat."Ini perlu dilakukan apalagi saat ini harga minyak terus meningkat bahkan melampaui US$ 90 per barel. Kita perlu memperhatikan energi diluar minyak bumi," ujarnya.Dalam perayaan Hari Listrik Nasional ke-62 ini, Purnomo menyerahkan tiga tanaman yakni Mahoni, Mangga dan Jambu yang diberikan kepada PLN Distrsibusi Jakarta Raya, PLN Pusat Penyaluran dan Pendistribusian (P3B) Jawa Bali dan PLN Pusat. Pemberian pohon itu menunjukkan PLN peduli terhadap pemanasan global (global warming). Sementara pada pukul 14.00 WIB hari ini juga dilakukan acara penanaman 1 juta pohon di bantaran kali Sentiong Kelurahan Serdang Kemayoran, Jakarta. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads