Sulitnya Memprediksi Harga Minyak Dunia

Sulitnya Memprediksi Harga Minyak Dunia

- detikFinance
Sabtu, 27 Okt 2007 14:29 WIB
Jakarta - Harga minyak dunia mengalami fluktuasi yang cepat dan telah mencapai US$ 92 per barel. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro angkat tangan soal prediksi harga minyak dunia."Kalau lihat perkembangan harga minyak gimana nanti di Januari, Februari, Maret. Sangat sulit sekali terus terang," kata Purnomo. Hal itu diungkapkan Purnomo, disela-sela acara peringatan Hari Listrik Nasional ke-62 yang berlangsung di kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (27/10/2007).Menurut Purnomo, harga minyak dunia tidak hanya dipengaruhi hitung-hitungan ekonomi, tapi banyak sekali hitung-hitungan politik yang berkembang.Apalagi lanjut Purnomo, AS sekarang mendeklarasikan akan mengenakan sanksi bagi Iran. "Itu akan membikin ketegangan dan semakin sulit untuk dicegah," ujarnya.Mengenai prediksi harga minyak dunia yang diperkirakan bakal segera menembus level US$ 100 per barel, Purnomo menilai harga minyak Indonesia lebih stabil.Karena harga minyak Indonesia menggunakan patokan Indonesia Crude Price (ICP) sehingga pada saat harga minyak dunia di level US$ 92 per barel, minyak Indonesia masih di kisaran US$ 84-85 per barel. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads