100 Gudang Bulog Bakal Dibangun, Beras Bisa Tahan sampai 2 Tahun

100 Gudang Bulog Bakal Dibangun, Beras Bisa Tahan sampai 2 Tahun

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2026 19:36 WIB
Sejumlah pekerja membongkar muat beras di Gudang Bulog Ternate, Maluku Utara, Kamis (28/8/2025). Kementerian Pertanian menyebutkan proyeksi ketersediaan beras nasional periode Januari-Desember 2025 sebanyak 36,98 juta ton dengan kebutuhan beras 23,2
Ilustrasi Gudang Bulog.Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Bulog bakal membangun 100 gudang baru. Pembangunan ini dilakukan lantaran adanya keterbatasan kapasitas gudang yang saat ini mulai kewalahan menampung stok beras pemerintah.

Dalam pembangunan tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 5 triliun untuk pembangunan 100 titik gudang baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini tertuang Peraturan Presiden (Perpres) No 14 Tahun 2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Penyediaan Infrastruktur Pascapanen Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional. Aturan berlaku sejak diundangkan 11 Maret 2026

Zulhas mengatakan 100 gudang yang akan dibangun nantinya dilengkapi dengan teknologi modern sehingga mampu menjaga kualitas beras dalam hingga 2 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gudangnya ini disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Kemarin Kepala BRIN mengatakan ini bisa tahan 2 tahun," ujar Zulhas usai Rapat Koordinasi di Graha Mandiri, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Hamdani mengatakan pembangunan 100 gudang baru tersebut akan mampu menampung 900.000 ton beras.

ADVERTISEMENT

"Target dari total pembangunan 100 infrastruktur pasca panen ini, kalau kami hitung dengan total jumlah pembangunan itu lebih kurang untuk sekitar 900 ribu ton," katanya.

100 gudang baru tersebut akan tersebar di 92 kabupaten/kota. Selain itu, 48 gudang menggunakan lahan hibah dari Pemerintah Daerah dan 52 sisanya memakai lahan milik Bulog.

"Sekarang yang hibah aset lahan untuk gudang ini banyak sekali dari masing-masing pemda. Karena apa? Karena pemda-pemda itu juga pengin punya gudang Bulog tambahan. Karena mereka sadar bahwa produksi pangan kita sangat meningkat khususnya beras. Jadi overload-lah rata-rata," terang Ahmad.

Terkait kapan mulai dilakukan pembangunannya, Ahmad belum dapat memastikan. Namun ia mengharapkan pembangunan ini dapat segera dimulai.

"Rencana pembangunan sesegera mungkin. Begitu ini ditanda tangan beliau, kita langsung dengan BUMN Karya langsung eksekusi nanti semuanya," katanya.

(hrp/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads