Ini Pejabat Sementara Pengganti 2 Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya

Ini Pejabat Sementara Pengganti 2 Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 24 Apr 2026 10:28 WIB
Gedung Kementerian Keuangan
Foto: Yulida Medistiara/detikFinance
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk pejabat sementara alias Pelaksana Harian (Plh) menyusul dicopotnya dua pejabat eselon I Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sebelumnya mereka yang dicopot yakni Dirjen Anggaran Luky Alfirman, serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu.

Berikut dua pejabat sementara pengganti:

1. Sudarto, Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara, sebagai Plh Dirjen Anggaran.

2. Ferry Ardianto, Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi, sebagai Plh Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Purbaya mengatakan keputusan tersebut sudah berjalan mulai Selasa (21/4). Operasional kedua direktorat jenderal tersebut sementara dipimpin oleh Plh.

"(Dirjen Anggaran serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal diganti?) Iya, sudah dikasih Plh sekarang. Dari kemarin sore sudah aktif," kata Purbaya saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

Terkait nasib karier Febrio dan Luky ke depan, Purbaya belum merinci jabatan baru yang akan ditempati kedua pejabat senior Kemenkeu tersebut. Dia bilang masih melakukan pengkajian untuk menentukan posisi yang sesuai dengan kompetensi keduanya.

"Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka," tutur Purbaya.

Selain dua posisi tersebut, kekosongan jabatan eselon I Kemenkeu juga terdapat pada kursi Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan yang sebelumnya ditinggalkan oleh Masyita Crystallin. Kandidat terbaik sedang diseleksi untuk mengisi tiga jabatan strategis tersebut.

Nama-nama kandidat terpilih nantinya akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan. Purbaya menargetkan proses transisi kepemimpinan itu dapat rampung pada bulan depan.

"Nanti sekalian diajukan ke presiden, jadi sekaligus. Mungkin awal Mei atau pertengahan Mei," terangnya.

(aid/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads