Alun-Alun Indonesia Diminta Tidak Diskriminatif Terhadap Pembeli

Alun-Alun Indonesia Diminta Tidak Diskriminatif Terhadap Pembeli

- detikFinance
Senin, 29 Okt 2007 11:56 WIB
Jakarta - Pusat perbelanjaan kelas atas, Alun-alun Indonesia diminta tidak menyepelekan pembeli lokal. Permintaan itu disampaikan khusus Ibu Negara Ani Yudhoyono, disela-sela peresmian perdana Alun-Alun Indonesia yang menjual pernak-pernik asal Indonesia."Meskipun pengunjungnya sebagian besar pengunjung asing tapi Insya Allah masih lebih banyak pengunjung dalam negeri, kebiasaan menyepelekan orang sendiri dengan orang asing harus ditinggalkan, setiap pengunjung harus diperlakukan sama," ujarnya di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (29/10/2007).Ani yang mengenakan kebaya hijau menyambut baik pendirian Alun-Alun Indonesia sebagai upaya untuk mengangkat kembali warisan budaya Indonesia. Ia juga berharap produk-produk Indonesia ditingkatkan terus kualitasnya agar mampu bersaing dengan produk asing.Alun-Alun Indonesia memiliki luas area 3.800 meter persegi yang dilengkapi dengan galeri pagelaran seni dan promosi produk serta restoran yang menyajikan masakan khas Indonesia. Produk-produk yang dijual meliputi produk antik, batik tenun dan ikat, perlengkapan rumah tinggal dengan gaya kontemporer, perhiasan tradisional, produk anak-anak dan karya seni daerah. Acara itu juga dihadiri beberapa menteri seperti Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata Jero Wacik dan duta-duta besar.Dalam kesempatan yang sama Ani juga tak luput mempromosikan produk-produk Indonesia. "Saya ini dari tusuk konde sampai selop semuanya made in Indonesia, saya juga meminta anak-anak saya memakai batik," ujarnya. (ard/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads