Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan peluang peserta magang nasional untuk direkrut jadi pegawai di tempatnya bekerja sangat besar. Menurutnya, respons perusahaan swasta terhadap peserta magang dinilai cukup positif.
Sejumlah perusahaan disebut telah merekrut sekitar 20% hingga 30% dari peserta yang bekerja selama 6 bulan masa magang.
"Berdasarkan monitoring yang kita lakukan, respons dari perusahaan, saya lihat sangat baik ada yang sudah merekrut 20% dari yang magang, ada yang sudah 30% dan ini yang sekarang sedang kita data," kata Yassierli dalam penutupan Program Magang Nasional Batch 1, disiarkan YouTube@KemnakerRI, Jumat (24/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yassierli mengatakan pemerintah saat ini masih menghitung tingkat penyerapan peserta magang, khususnya di luar kementerian dan lembaga. Hal ini karena proses rekrutmen di instansi pemerintah harus melalui mekanisme seleksi CPNS sesuai jadwal dan kuota dari Kementerian PAN-RB.
"Batch satu yang sudah selesai dan yang sudah ditawari kerja oleh perusahaan. Kami sedang menghitung kalau kita exclude yang dari kementerian dan lembaga. Karena kalau kementerian dan lembaga direkrutnya harus mengalami mekanisme CPNS. Mengikuti tanggal dari Kementerian PAN-RB, kapan ini dibuka dan berapa kuotanya," jelas Yassierli.
Meski demikian, ada juga perusahaan yang belum dapat melakukan rekrutmen karena kondisi internal. Namun, Yassierli menilai hal tersebut tidak mengurangi peluang peserta magang untuk mendapatkan pekerjaan di masa depan.
"Ada juga perusahaan yang ingin, 'Pak Menteri, kami lihat adik-adik peserta magang ini bagus-bagus mereka. Kami ingin rekrut, tapi sayang kita belum bisa merekrut saat ini.' Itu karena ada kondisi internal perusahaan dan seterusnya. Tapi tentu kalau adik-adik yang magang sudah dibilang bagus oleh perusahaannya, saya yakin adik-adik bisa sukses di masa depan," papar Yassierli.
Sebagai informasi, pada batch pertama dari total 16.112 peserta yang lolos seleksi awal, jumlah peserta aktif hingga akhir program tersisa 11.949 orang. Rinciannya, peserta batch 1A sebanyak 11.110 orang dan batch 1B sebanyak 839 orang.
(ily/hal)









































