BP Migas akan Hapus Biaya Comdev dalam Cost Recovery
Selasa, 30 Okt 2007 14:19 WIB
Jakarta - BP Migas siap menghapus anggaran community development atau comdev dalam daftar cost recovery. Kepala BP Migas Kardaya Warnika menjelaskan, BP Migas pasti akan menghapus poin itu jika diminta pemerintah. "Begitu pemerintah minta, kita hapus," katanya disela-sela SPE APOGCE di Jakarta Convention Center, Selasa (30/10/2007). Dengan dihapusnya comdev dari cost recovery, maka jika kontraktor melakukan comdev akan menjadi tanggungan kontraktor seluruhnya. "Tapi pertanyaannya kemudian, mau nggak kontraktornya? Karena selama ini sebenarnya kontraktor juga menanggung biaya comdev sesuai split. Kalau semua, ya bagaimana. Kan nggak ada perusahaan yang ingin pendapatannya berkurang," lanjutnya. Selain comdev, beberapa poin mengenai hak-hak ekspatriat juga dipangkas. Kini para pekerja asing itu tidak lagi bisa membebankan semua pengeluarannya pada cost recovery. Pengetatatan cost recovery akan diberlakukan untuk kontrak-kontrak yang sudah ada. Sementara untuk kontrak-kontrak yang baru harus ada perundingan lagi. Sementara itu Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menjelaskan, BP Migas memang memiliki wewenang untuk merinci dan memperketat kesepakatan dengan kontraktor. Hal ini dilakukan agar setiap pihak bisa memahami cost recovery tanpa keraguan. "Kita kan selalu diaudit baik oleh BPKP dan BPK. Begitu diaudit kita konsultasi. cost recovery kita perinci agar bisa lebih jelas," katanya.
(lih/qom)











































