Produksi Rumput Laut Digenjot 1,9 Juta Ton
Selasa, 30 Okt 2007 17:00 WIB
Denpasar -
Pemerintah memasang target produksi rumput laut akan mencapai 1,9 juta ton pada tahun 2009. Lahan budi daya akan dikembangkan mencapai 25 ribu hektar. "Kita optimistis target itu tercapai karena terus menujukkan peningkatan," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi saat membuka Seaweed International Business Forum and Exhibition di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Selasa (30/10/2007). Pada tahun 2005 produksi rumput laut mencapai 910.636 ton. Pada tahun 2006 meningkat menjadi 1 juta ton. Lahan potensial yang mencapai 222.180 ha, pengembangannya membutuhkan investasi sebesar Rp 70 juta/ha. Numberi mengatakan rumput laut bisa dijadikan komoditi utama ekspor. Peluangnya terbuka luas, harga stabil, belum ada kuota perdagangan, dan teknologi budidayanyasederhana.Pemerintah akan mengembangkan kebun bibit di sejumlah daerah, diantaranya Bali, NTB, NTT, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Kalsel, Kaltim, Sulut, Sulsel, Maluku, dan Papua. Numberi berharap Indonesia juga menjadi pengekspor hasil olahan rumput laut. Ia mengajak sejumlah negara seperti Jepang, Filipina untuk berkerjasama danberinvestasi di sektor rumput laut.
(gds/ir)










































