Dephan Usul Texmaco Engineering Jadi BUMN
Selasa, 30 Okt 2007 21:48 WIB
Jakarta - Departemen Pertahanan (Dephan) mengusulkan agar pemerintah mengambilalih Texmaco Engineering, salah satu anak perusahaan Texmaco. Alasannya, perusahaan yang bergerak di bidang produksi mesin ini banyak berkontribusi dalam pembuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di dalam negeri."Terlepas dari kondisinya sekarang, kita masih memerlukannya, karena Dephan sudah melakukan penelaahan dan mengajukan usul untuk bisa diadopsi di lingkungan BUMN," kata Sekretaris Jenderal Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin kepada wartawan di Kantor Dephan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (30/10/2007).Ditambahkan Sjafrie, usulan ini karena Texmaco merupakan aset yang banyak memberikan kontribusi dalam pembuatan produk alutsista, khususnya kendaraan tempur melalui kerjasama dengan PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia. Sjafrie menjelaskan, usulan tersebut sudah dituangkan melalui sebuah surat yang telah dikirimkan kepada Presiden SBY. Surat itu sendiri dikirimkan pada bulan Agustus 2007 lalu oleh Dirjen Sarana Pertahanan. "Texmaco itu bukan mau kita jadikan milik Dephan. Makanya, surat ke presiden juga ditembuskan ke departemen lain agar nantinya bisa dikerjakan departemen lain," jelasnya.Sjafrie menerangkan, Dephan mempertimbangkan keuntungan yang bisa diperoleh negara dengan mempertahankan Texmaco Engineering, daripada menjualnya. Walau pemerintah pada awalnya akan mengeluarkan sedikit anggaran, namun hal itu jauh lebih baik daripada menjualnya, seperti barang loakan."Jadi, jangan dijual dan bisa diadopsi. Bisa diminta PT Pindad membeli atau pemerintah beli lalu dibuat jadi BUMN sendiri. Ya banyak caranya," beber Syafrie.
(zal/ary)











































