KKP Mau Permak 50 Kapal Ikan Tahun Ini

KKP Mau Permak 50 Kapal Ikan Tahun Ini

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 30 Apr 2026 19:30 WIB
KKP
Foto: Retno Ayuningrum
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan sebanyak 50 unit dari total 1.582 unit kapal ikan akan dimodernisasi hingga akhir 2026. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif menyebut program ini merupakan tindak lanjut dari memorandum of understanding (MoU) antara Indonesia dan Inggris.

Latif mengatakan pihaknya sudah bergerak untuk menindaklanjuti program tersebut sejak awal tahun ini. Mulai dari survey galangan hingga kebutuhan rantai pasok (supply chain).

"Kita melakukan survei galangan kapal dan sebagainya. Kita rencana timeline-nya Juni ini mulai penyiapan supply chain, material, equipment, dan berproses dan untuk target tahun 2026 ini sementara 50 kapal dulu yang akan kita selesaikan," ujar Latif dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (30/42026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Latif menjelaskan alasan baru 50 unit kapal yang baru dimodernisasi tahun ini. Menurutnya, membangun kapal ikan modern membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena perlu menyiapkan fasilitas-fasilitasnya, termasuk galangan kapal.

ADVERTISEMENT

Ia telah melakukan survey terhadap galangan-galangan kapal di seluruh Indonesia yang akan terlibat dalam program ini.

"Bikin kapal bukan kayak bikin combro. Ya kita harus nyiapin mulai dari steel-nya, peralatannya. Kita punya waktu 8 bulan Makanya tadi kan saya kan menyampaikan bahwa dari Januari sebenarnya kita sudah mulai bergerak itu survei galangan, karena kan galangan ini harus disiapkan. Kemudian kita beli peralatan pendukung," tambah ia.

Latif menekankan 50 unit kapal ikan yang akan dimodernisasikan tahun ini berukuran 30 Gross Tonnage (GT). Alhasil, setidaknya 500 awak kapal perikanan (AKP) dibutuhkan untuk menggerakkan kapal-kapal modern ini.

"Jadi kalau lihat kebutuhannya 50 kapal 30 GT itu berarti kita butuh 500 awak kapal perikanan," jelas Latif.

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads