Menkop Ikut Tolak Impor Tabung Gas Konversi
Rabu, 31 Okt 2007 17:45 WIB
Jakarta -
Senada dengan Menteri Perindustrian, Menteri Negara Koperasi & UKM Surya Dharma Ali juga menolak impor tabung gas. Dirinya menilai produsen tabung gas dalam negeri mampu memenuhi target konversi minyak tanah ke elpiji.Hal tersebut disampaikannya di sela-sela meninjau Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2007) "Saya kira impor jangan dulu dilakukan. Kita harus dapat info lengkap hambatan apa yang terjadi sehingga produsen gas tidak bisa memenuhi target yang diminta. Bisa saja itu disebabkan masalah bahan baku, tapi setahu saya produsen tabung gas saat memamerkan produk mereka 100% sudah buatan Indonesia," ujarnya. Menurutnya produsen tabung gas domestik bukan hanya industri besar saja melainkan juga UKM. Sehingga dengan pemenuhan produksi tabung gas untuk konversi dari dalam negeri akan terjadi efek berantai bagi industri dalam negeri.Menurutnya dengan diproduksinya tabung gas konversi di dalam negeri banyak manfaat berantai yang bisa dinikmati industri dalam negeri."Bisa saja beli barang murah dari luar tapi tidak ada manfaat bagi produsen dalam negeri. Manfaatnya seperti penyerapan tenaga kerja dan perputaran uang di dalam negeri. Saya anjurkan untuk tetap dibuat di dalam negeri walaupun lebih mahal harganya," kata Surya.
(ard/ir)










































