Maskapai Ini Bangkrut dan Setop Operasi

Maskapai Ini Bangkrut dan Setop Operasi

Aulia Damayanti - detikFinance
Minggu, 03 Mei 2026 06:30 WIB
Spirit Airlines
Spirit Airlines/Foto: CNN
Jakarta -

Maskapai asal Amerika Serikat (AS), Spirit Airlines mengumumkan akan berhenti beroperasi. Saat ini kondisi maskapai tersebut mengalami kebangkrutan.

Maskapai tersebut menyatakan di situsnya bahwa semua penerbangan telah dibatalkan dan layanan pelanggan tidak lagi tersedia.

"Kami bangga dengan dampak model berbiaya sangat rendah kami pada industri selama 34 tahun terakhir dan berharap dapat melayani pelanggan kami selama bertahun-tahun yang akan datang," kata pengumuman tersebut, dikutip dari AP, Sabtu (2/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan memastikan pelanggan akan mendapatkan pengembalian dana. Maskapai mengingatkan, tidak ada layanan reschedule atau mengganti penerbangan lainnya.

Penghentian operasi terpaksa dilakukan karena perusahaan tidak mendapat bantuan dana dari pemerintah. Bangkrut yang terjadi ini didapat karena harga bahan bakar jet melonjak akibat perang Iran.

ADVERTISEMENT

17.000 Karyawan Kena PHK

Penghentian operasi ini akan berpengaruh kepada sekitar 17.000 pekerja. Artinya, seluruh pekerja akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Spirit telah berjuang secara finansial sejak pandemi COVID-19, terbebani oleh meningkatnya biaya operasional dan utang yang terus bertambah. Pada saat mengajukan perlindungan Bab 11 pada November 2024, Spirit telah merugi lebih dari US$ 2,5 miliar sejak awal 2020.

Maskapai penerbangan murah tersebut kembali mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Agustus 2025, ketika melaporkan memiliki utang US$ 8,1 miliar dan aset US$ 8,6 miliar.

(ada/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads